Presiden Jokowi Harap Pompanisasi Tingkatkan Produktivitas Pertanian

Presiden Joko Widodo saat melakukan peninjauan terhadap pemberian pompa air untuk pertanian warga di Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Kamis (11/7). Kunjungan Presiden kali ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani dengan memperbaiki sistem irigasi di daerah kering, seperti di Lampung Selatan.

LAMPUNG SELATAN, KP – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau langsung lokasi penyaluran bantuan pompa untuk pengairan sawah dan pertanian (pompanisasi) di Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Kamis (11/7).

Kunjungan Presiden kali ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani dengan memperbaiki sistem irigasi di daerah kering, seperti di Lampung Selatan.

Presiden Jokowi mengatakan, tujuan kunjungan kerja ke Kecamatan Palas untuk meninjau lahan pertanian di daerah itu.

“Pompanisasi ini untuk mengantisipasi kekeringan panjang, gelombang panas, kita harus siap dulu, sehingga produktivitas petani kita tidak turun,” kata Presiden Jokowi saat melakukan konferensi pers di Kecamatan Palas.

Presiden Jokowi mengatakan, program pompanisasi di Lampung Selatan tetap berlanjut pada saat cuaca hujan deras. Hal itu sebagai bentuk persiapan menghadapi kemarau panjang.

“Karena semua negara sekarang ini produksinya turun gara-gara gelombang panas dan kekeringan panjang,” kata Presiden Jokowi.

Presiden memastikan Kementerian Pertanian (Kementan) akan berupaya memenuhi kebutuhan pompa secara keseluruhan untuk memastikan seluruh area produksi dapat tercukupi.

“Saya lihat di sini karena irigasinya baik, jadi kita tarik airnya dari irigasi lebih rendah masuk ke dalam irigasi sekunder tersier bisa lari ke sawah, sehingga kita harapkan yang biasanya tanam panen sekali, bisa dua kali, dan yang sudah dua kali, bisa tiga kali,” kata Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi mengharapkan pompa untuk pengairan sawah dan pertanian (pompanisasi) dapat meningkatkan produktivitas hasil pertanian.

“Sehingga kita harapkan yang biasanya tanam panen sekali bisa dua kali dan yang sudah dua kali bisa tiga kali, harapannya,” kata Presiden Jokowi.

Oleh karena itu, Presiden Jokowi mengharapkan pemasangan pompa di Palas tersebut dapat meningkatkan produktivitas pertanian. Menurutnya, tanah di daerah tersebut sebenarnya subur, namun kurang pengaliran air ke sawah petani.

Tujuan dari bantuan pompanisasi, lanjut dia, juga untuk mengantisipasi kekeringan panjang dan gelombang panas yang terjadi di Indonesia.

Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta Kementerian Pertanian (Kementan) mengalokasikan bantuan 70 ribu pompa untuk lahan pengairan sawah dan pertanian sebagai mitigasi bencana kekeringan yang diprediksi melanda Indonesia pada Juli hingga Oktober 2024. (ant)

Related posts

500 Personel Uji Kesiapsiagaan Bencana dalam Latihan Gabungan di Padang

Pemko Padang Siapkan Pembinaan Berjenjang Lahirkan Kafilah Mandiri

PLN Tinjau Listrik Desa di Kuranji, Pastikan Pemerataan Akses