SOLOK, KP – Puskesmas KTK Kota Solok mengadakan kegiatan pembinaan dan sharing informasi bagi Kader Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) Kelurahan IX Korong, baru-baru ini. Acara ini berlangsung di aula Kantor Lurah Kelurahan IX Korong dan dihadiri oleh kader Posyandu Melati I, Posyandu Melati II Sembiko, serta sejumlah pihak terkait, termasuk Lurah IX Korong, Lega Junaidi Judan, Penanggung Jawab Promosi Kesehatan (Promkes) Puskesmas KTK Kota Solok, Iswardi, dan Bidan Pembina Posyandu ILP Kelurahan IX Korong.
Dalam sambutannya, Lurah IX Korong, Lega Junaidi Judan, mengapresiasi peran kader Posyandu ILP sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Ia menekankan pentingnya sinergi antara kader Posyandu dengan kader lainnya, seperti PPKBD, SUB PPKBD, dan Kader Tribina, untuk meningkatkan efektivitas pelayanan kesehatan.
Semenyara, Penanggung Jawab Promkes Puskesmas KTK Kota Solok, Iswardi, menjelaskan bahwa Posyandu ILP merupakan bagian dari transformasi sistem pelayanan kesehatan primer yang digagas Kementerian Kesehatan. Program ini bertujuan memberikan pelayanan kesehatan yang lebih efektif, efisien, dan menyeluruh bagi masyarakat dari berbagai kelompok usia, mulai dari bayi hingga lansia.
Iswardi juga menekankan pentingnya pemenuhan jumlah kader agar kegiatan Posyandu ILP pada Februari mendatang dapat berjalan optimal. “Kekurangan kader harus segera dilengkapi agar kegiatan Posyandu ILP bulan Februari bisa berjalan dengan baik dan maksimal,” ujarnya.
Pembina Posyandu Kelurahan IX Korong, Fitrizia, mengingatkan para kader untuk menguasai lima langkah dalam kegiatan Posyandu serta 25 kecakapan kader. Ia juga menginformasikan bahwa uji kompetensi kader akan dilaksanakan pada Februari dan Agustus 2025. Sebelum uji kompetensi, para kader akan mendapatkan pembekalan dan buku bacaan mengenai ILP.
“Kami harapkan adanya kerja sama dan komunikasi yang baik antar kader serta menjaga kebersamaan dalam menjalankan tugas di Posyandu ILP,” pungkas Fitrizia.
Melalui pembinaan ini, diharapkan para kader semakin memahami peran dan tugas mereka dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat. (van)