Relokasi Pedagang Dipercepat, Fase VII Pasar Raya Disiapkan Jadi Pusat Kuliner dan Hiburan

Wali Kota Padang, Fadly Amran didampingi Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Syahendri Barkah melakukan inspeksi mendadak ke Pasar Raya Fase VII, Jumat (4/7).

PADANG, KP – Wali Kota Padang, Fadly Amran, melakukan inspeksi mendadak ke Pasar Raya Fase VII, Jumat (4/7), guna mempercepat proses relokasi pedagang dari kawasan Permindo ke lokasi baru tersebut.

Menurut Fadly, Fase VII ke depan akan dikembangkan sebagai pusat kuliner dan hiburan untuk menghidupkan kembali aktivitas perdagangan dan menarik lebih banyak pengunjung.

“Terkait penataan lantai atas, ke depan akan dijadikan sebagai tempat kuliner. Kita minta pedagang di Permindo segera pindah ke Fase VII. Saat ini sebagian pedagang sudah mulai pindah,” ujarnya.

Selain meninjau Fase VII, Fadly juga meninjau aktivitas pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Sandang Pangan sebagai bagian dari upaya penataan kawasan Pasar Raya secara menyeluruh.

Untuk mendukung aktivitas perdagangan di Fase VII, Pemko Padang akan menggelar sejumlah kegiatan hiburan dan olahraga secara rutin.

“Kita akan gelar senam bersama dan berbagai kegiatan hiburan lainnya agar pengunjung lebih menikmati suasana Pasar Raya. Ini juga akan memotivasi pedagang untuk lebih semangat berjualan,” kata Fadly.

Di tempat yang sama Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Syahendri Barkah, menyampaikan bahwa kegiatan senam akan dimulai Rabu mendatang untuk kalangan pegawai. Sedangkan pada akhir pekan, akan digelar oleh komunitas Senam Jantung Sehat dan kelompok senam kreatif.

“Insya Allah dimulai Sabtu besok (hari ini-red). Untuk hiburan seperti live musik dan lomba mewarnai anak-anak akan digelar dua kali sebulan, dengan target peserta sekitar 500 orang tiap kegiatan,” ujar Syahendri.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat mendukung relokasi pedagang sekaligus meningkatkan daya tarik Fase VII sebagai pusat perdagangan baru di Kota Padang. (*/nda)

Related posts

Dua Pohon Tumbang, Warga Padang Diimbau Waspadai Cuaca Ekstrem

Antrean Pertalite dan Biosolar Kembali Mengular di SPBU Padang

Operasional Jembatan Timbang Cuma 4 Jam, Pengawasan Truk Overload Dinilai Tumpul