PADANG, KP – Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyerahkan bantuan seragam sekolah, tas, dan alat tulis gratis kepada ribuan pelajar yang terdampak banjir bandang di Kota Padang. Bantuan itu diserahkan di tenda pengungsian depan hunian sementara warga terdampak di Kecamatan Koto Tangah, Senin (15/12).
Bantuan tersebut menyasar siswa sekolah dasar dan sekolah menengah pertama yang terdampak langsung bencana. Pemerintah Kota Padang menyalurkan bantuan menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT).
Fadly Amran menjelaskan, bantuan berupa seragam Pramuka dan alat tulis diberikan kepada 1.229 siswa, terdiri dari 589 siswa SD dan 640 siswa SMP yang terdampak banjir bandang. “Bantuan ini bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT) Pemko Padang untuk membantu siswa yang terdampak banjir bandang,” ujarnya.
Ia menambahkan, bantuan juga datang dari Gabungan Pengusaha Optik Indonesia (GAPOPIN) Sumbar. Organisasi tersebut menyalurkan seragam sekolah sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana.
Selain itu, Pemko Padang juga menyerahkan bantuan alat tulis kepada siswa dari keluarga kurang mampu sebagai bagian dari pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Pendidikan. Bantuan tersebut diberikan kepada 6.348 siswa SD dan 4.034 siswa SMP. “Bantuan ini merupakan kelanjutan dari program seragam sekolah gratis dan LKS gratis. Untuk tahap ini diperuntukkan bagi siswa SD kelas II hingga VI serta siswa SMP kelas VIII hingga IX,” jelasnya.
Sementara itu, Fadly Amran mengungkapkan bahwa pemerintah daerah tengah menyiapkan hunian tetap bagi warga yang terdampak banjir bandang.
“Pemerintah Kota Padang saat ini sedang menyiapkan hunian tetap bagi masyarakat terdampak. Kami mohon dukungan semua pihak agar rencana ini dapat segera terwujud,” pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, Pemko Padang juga menyerahkan bantuan uang duka kepada 154 guru dan tenaga kependidikan yang terdampak banjir bandang. Bantuan tersebut bersumber dari donasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, baik dari unsur dinas maupun sekolah. (*/nda)