Lagi, Sejumlah Wilayah di Padang Alami Gangguan Distribusi Air

Hujan deras mengguyur Kota Padang tanpa henti sejak Jumat (2/1) pagi hingga sore kembali berdampak pada operasional Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik Perumda Air Minum Kota Padang.

PADANG, KP – Hujan deras yang mengguyur Kota Padang tanpa henti sejak Jumat (2/1) pagi hingga sore kembali berdampak pada operasional Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik Perumda Air Minum Kota Padang.

Tingginya debit air sungai disertai tingkat kekeruhan yang sangat tinggi menyebabkan proses pengolahan air tidak dapat dilakukan di sejumlah IPA. Beberapa IPA yang terdampak di antaranya IPA Palukahan, IPA Guo, IPA Latung, IPA Paraku, IPA Gunung Pangilun, serta beberapa instalasi lainnya.

Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, mengatakan debit air di sumber air baku terus meningkat dan membawa material lumpur serta batu dalam jumlah besar.

“Debit air sangat besar dan kekeruhan ekstrem. Bahkan level air yang masuk ke kanal intake Kampung Koto dan Latung sudah sejajar dengan rumah pompa,” ujarnya, Jumat (2/1).

Meski kondisi cuaca belum membaik, lanjut Adhie, pihak Perumda tetap melakukan upaya penanganan di lapangan. Pengerukan lumpur menggunakan alat berat di intake Kampung Koto terus dilakukan meski hujan masih berlangsung.

Namun demikian, pihaknya kembali meminta pengertian pelanggan karena distribusi air bersih ke sejumlah wilayah terpaksa dihentikan sementara.

“Kami mohon maaf kepada pelanggan karena pengaliran air kembali terhenti. Semoga hujan segera mereda sehingga operasional IPA dapat kembali normal,” harapnya.

Adapun wilayah pelanggan yang terdampak penghentian distribusi air meliputi pusat Kota Padang, Kecamatan Kuranji, Koto Tangah, Tabing, Padang Utara, Nanggalo, dan daerah sekitarnya. (pjc)

Related posts

55 KK Terdampak Bencana Terima Bantuan Perbaikan Rumah di Padang

Dua Anak Masih Hilang, Wawako Padang Beri Penguatan ke Keluarga

Pemko Padang Dukung Peringatan 50 Tahun Museum Adityawarman