Senator Jelita Donal Minta Wali Nagari Kompak Berantas Maksiat dan Pembalakan Liar

Senator Jelita Donal bersama relawan KRM saat bergotong royong menyambung pipa air bersih yang sempat terputus akibat bencana di kawasan Malalak, Agam.

AGAM, KP – Senator asal Sumatera Barat, Jelita Donal atau yang akrab disapa Ustaz Jel, meminta para wali nagari di seluruh Sumbar untuk proaktif mencegah perbuatan maksiat di wilayah masing-masing. Hal itu ditegaskannya saat turun langsung menyambung pipa air bersih yang putus akibat bencana di Malalak, Agam, baru-baru ini .

Menurut Wakil Ketua Komite III DPD RI ini, ada kaitan erat antara perilaku masyarakat dengan bencana alam. Ia berpendapat salah satu pemicu datangnya musibah adalah adanya kemaksiatan yang dilakukan secara terselubung di suatu daerah.

“Pencegahan maksiat bukan hanya urusan pemerintah, tapi tanggung jawab bersama pemuka masyarakat, ulama, dan pemuka adat. Mari kita berantas maksiat di daerah kita masing-masing,” ujar Jelita Donal, Selasa (23/12).

Selain masalah moral, ia juga menyoroti kerusakan lingkungan sebagai penyebab utama banjir. Ia mendesak wali nagari dan dinas terkait untuk bersungguh-sungguh menghentikan aksi penebangan hutan yang dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab.

“Banjir terjadi karena tanah tidak lagi mampu menyerap air akibat hutan gundul. Pemangku kepentingan jangan hanya bisa berteriak lestarikan lingkungan di atas kertas, tapi harus berani memberantas kerusakan lingkungan secara nyata di lapangan,” tegasnya.

Aksi kemanusiaan Jelita Donal di Malalak melibatkan relawan KRM untuk menyambung kembali pipa air yang hancur dihantam galodo. Kerja keras ini membuahkan hasil sehingga lebih dari 200 kepala keluarga (KK) kini bisa kembali menikmati air bersih untuk kebutuhan sehari-hari dan ibadah.

“Terima kasih kepada para relawan. Insya Allah, setiap tetes air yang mengalir akan menjadi pahala bagi kita semua,” tutupnya. (mas)

Related posts

Atasi Sedimentasi Pascabencana, Padang Dorong Keterlibatan Swasta Lewat Izin Tambang

Festival Literasi Padang 2026, Fadly Amran Dorong Perpustakaan Jadi Pusat Kreativitas

Jelang Idul Adha, Pemko Padang Siapkan Pemeriksaan 64 Kandang