Siswa SLB Insan Mulia Wakili Sumbar di Lomba LKSN 2024

Siswa kelas IX SLB Insan Mulia Kota Payakumbuh, Noval Kurniawan dengan karya berupa hantaran, akan mewakili Sumbar dalam LKSN 2024.

PAYAKUMBUH, KP – Siswa kelas IX SLB Insan Mulia Kota Payakumbuh, Noval Kurniawan, akan mewakili Sumbar dalam Lomba Ketrampilan Siswa Nasional (LKSN) 2024 untuk anak berkebutuhan khusus. Noval berhasil unggul dalam tingkat provinsi dan akan berkompetisi di tingkat nasional di Jakarta pada 8-13 Juli mendatang.

Kepala SLB Insan Mulia Kota Payakumbuh, Suhefni, mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi Noval yang karyanya berupa hantaran mengalahkan hasil karya ratusan peserta lainnya dari berbagai SLB negeri dan swasta di Sumatera Barat.

“Kami berharap lulusan dari sekolah ini dapat mandiri dengan bakat yang mereka miliki. Noval, misalnya, memiliki keahlian dalam membuat hantaran,” ujar Suhefni dalam acara pelepasan Noval, di SLB Insan Mulia Kelurahan Limbukan, Kecamatan Payakumbuh Selatan, beberapa hari lalu.

Acara pelepasan tersebut dihadiri puluhan murid, wali murid, komite sekolah, dan Ketua Komisi B DPRD Kota Payakumbuh Yb. Dt. Permato Alam.

Suhefni menyebut, SLB Insan Mulia yang berada di perbatasan Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota memiliki 86 murid yang diajarkan berbagai keterampilan, termasuk membuat karangan bunga dan busana.

Sementara, Ketua Yayasan Insan Mulia Kota Payakumbuh Yb. Dt. Permato Alam, menyatakan kebanggaannya atas prestasi Noval dan menekankan pentingnya dukungan bagi anak-anak dengan keterbatasan.

“Jangan pernah malu memiliki anak dengan keterbatasan karena mereka sering memiliki bakat luar biasa seperti Noval,” ucapnya.

Permato Alam juga menyampaikan rencana untuk meningkatkan fasilitas sekolah dan menambah jumlah guru guna mendukung kemandirian anak-anak berkebutuhan khusus. “Kami akan mengupayakan pembangunan gedung sendiri untuk sekolah ini agar proses belajar mengajar berjalan lebih baik,” tambahnya.

Saat ini SLB Insan Mulia Kota Payakumbuh masih menggunakan bangunan bekas SD dan SMA 5 Kota Payakumbuh.

“Kita akan terus mengupayakan peningkatan fasilitas dan mencari solusi untuk memiliki gedung sendiri sehingga pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus bisa berkembang lebih baik,” ujarnya. (dst)

Related posts

13 Orang Terjaring Razia Kos dan Penginapan di Padang, Pemilik Abaikan Aturan

Padang Sahkan Perda Penguatan Lembaga Adat dan Budaya Minangkabau

Smart Surau Tingkatkan Aktivitas Keagamaan Pelajar, Pemko Siapkan Reward