PADANG ARO, KP — Pemerintah Kabupaten Solok Selatan bersama Korem 032/Wirabraja membuka jalur baru pendakian Gunung Kerinci dari sisi Solok Selatan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Akses ini tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur, tetapi juga membuka peluang ekonomi berbasis pariwisata.
Selama ini, pendakian Gunung Kerinci didominasi jalur dari Kabupaten Kerinci, Jambi. Dengan dibukanya jalur dari Solok Selatan, pemerintah daerah memproyeksikan peningkatan ekonomi lokal, terutama bagi pelaku UMKM, pengelola homestay warga, dan sektor ekonomi kreatif di sekitar kawasan pendakian.
Bupati Solok Selatan, Khairunas, menyebut pembukaan jalur ini sebagai intervensi strategis untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan hutan dan perkebunan.
“Akses baru ini bukan sekadar infrastruktur. Ini adalah intervensi strategis untuk membuka isolasi ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan hutan dan perkebunan,” ujarnya saat kegiatan ekspos TMMD, Selasa (15/7).
Jalur baru ini juga akan mempermudah distribusi hasil pertanian dan perkebunan yang selama ini terkendala kondisi geografis dan keterbatasan akses jalan.
Program TMMD disebut sebagai pendekatan kolaboratif antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam pembangunan kawasan terpencil. Keterlibatan TNI dinilai mampu mempercepat pembangunan di daerah yang sulit dijangkau oleh mekanisme pembangunan konvensional.
Pemkab Solok Selatan menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pelaksanaan TMMD, termasuk dalam penyediaan infrastruktur dasar, pemetaan potensi lokal, serta pengembangan ekonomi wisata secara berkelanjutan di kawasan terdampak. (kom)