Sosialisasi Germas di Limapuluh Kota, Target 2025 Capai UHC

Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di gedung serba guna, Kecamatan Guguk, Kabupaten Limapuluh Kota, Kamis (22/8).

LIMAPULUH KOTA, KP – Untuk mewujudkan generasi emas Indonesia pada tahun 2045, anggota DPR-RI Komisi IX, Ade Rezki Pratama, bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes), menggelar sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di gedung serba guna, Kecamatan Guguk, Kabupaten Limapuluh Kota, Kamis (22/8).

Meskipun sosialisasi Germas tersebut sudah dijadwalkan akan dihadiri Ade Rezki Pratama, karena ada tugas mendadak di Jakarta, ia tidak sempat hadir untuk bertatap muka dengan masyarakat. Kehadirannya diwakili oleh anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Deni Asra.

Direktur Kemenkes Poltekes Padang, Renidayati, menyebutkan bahwa sosialisasi Germas bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pentingnya kesehatan masyarakat.

“Pemerintah berkomitmen mewujudkan generasi Indonesia Emas sebagai pondasi penting dalam tumbuh kembang anak, agar dapat menjadi SDM unggul yang akan memimpin bangsa ini,” ujarnya.

Sementara itu, Deni Asra, yang juga merupakan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Limapuluh Kota, menyebutkan bahwa saat ini baru 85 persen penduduk Limapuluh Kota yang memiliki kartu BPJS Kesehatan. Sehingga, Limapuluh Kota belum memperoleh UHC (Universal Health Coverage). “Tahun depan, Insya Allah, Pak Ade Rezki bisa membawa kemudahan, terutama terkait pelayanan kesehatan gratis ke Limapuluh Kota. Mau tidak mau, pada 2025, Limapuluh Kota harus mencapai UHC, sehingga 95 persen penduduk kita sudah tercakup dalam program BPJS Kesehatan,” sebutnya.

Dia juga menyebutkan kondisi APBD Limapuluh Kota yang sangat kecil dan PAD yang tidak terkelola dengan baik, sehingga tiap tahunnya berkisar Rp85 miliar. Kondisi ini berdampak pada fasilitas kesehatan di rumah sakit dan puskesmas.

“Kelengkapan RS itu sangat penting, begitu juga dengan sekolah. Bagaimana kita bisa bersaing dengan daerah lain jika IPM kita masih rendah. Angka kemiskinan juga berada di peringkat 6,8, atau 27 ribu orang masih miskin di Limapuluh Kota. Pak Prabowo menyampaikan kepada kami bahwa menjadi pemimpin itu belum berhasil kalau masih ada orang miskin yang belum tersenyum. Tugas pemimpin adalah membuat orang miskin tersenyum,” ungkapnya.

Walinagari Sungai Talang, David Davinta, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Anggota DPR RI Komisi IX, Ade Rezki Pratama, yang sudah menyempatkan untuk melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat Limapuluh Kota, khususnya di Kecamatan Guguak, terkait dengan stunting. “Terima kasih kepada Bapak Anggota DPR RI Ade Rezki Pratama. Semoga melalui sosialisasi Germas ini memberikan dampak positif dan manfaat bagi masyarakat kita, terutama terkait masalah stunting,” sebut Walinagari.

Sementara itu, Ade Rezki, dalam sambutannya melalui virtual, menyampaikan bahwa banyak alat kesehatan jika tidak digunakan secara bijak justru dapat memberikan dampak buruk pada masyarakat. “Untuk itu, perlu dicermati pentingnya perhatian terhadap alat kesehatan. Saat ini banyak alat kesehatan, bila tidak digunakan secara bijak, tentu akan memberikan imbas negatif, seperti alat suntik yang tidak steril. Maka, masyarakat perlu mencermati alat kesehatan dengan baik,” pungkas politisi Partai Gerindra tersebut. (dst)

 

 

Related posts

Pertuni Sampaikan Aspirasi, Pemko Padang Perkuat Layanan Disabilitas

Wawako Padang Ikut Tanam Pohon di Raker APEKSI Banda Aceh

Pemko Padang Gandeng Bank Mandiri Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah