Sumbar Pertahankan Predikat Provinsi Terinovatif dan Informatif

Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Sumbar menggelar konferensi pers, Kamis (19/12).

PADANG, KP – Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kembali meraih predikat provinsi terinovatif dan informatif dalam ajang Innovation Government Award (IGA) 2024, mempertahankan prestasi yang diraih tahun lalu. Sumbar mencatat peningkatan signifikan dengan skor 93,91 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan nilai 60-79,9 persen yang diraih pada 2020.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Sumbar, Siti Aisyah, menyebutkan bahwa keberhasilan ini mencerminkan penguatan kebijakan dan strategi Pemprov Sumbar dalam memenuhi hak akses masyarakat atas informasi publik.

“Prestasi ini membuktikan bahwa Pemprov bersama jajaran OPD konsisten memperkuat regulasi, anggaran, serta jenis dan kualitas informasi yang tersedia untuk masyarakat,” ujar Siti Aisyah dalam konferensi pers, Kamis (19/12).

Dia menjelaskan, beberapa upaya penguatan komitmen yang telah dilakukan antara lain dari sisi regulasi, kebijakan anggaran, serta peningkatan jenis dan kualitas informasi. Dari sisi regulasi antara lain dengan terbitnya Peraturan Daerah (Perda) nomor 3 tahun 2022 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 15 tahun 2020 tentang Tata Cara pengelolaan Informasi dan Dokumentasi di lingkungan Pemprov Sumbar serta keputusan Gubernur tentang daftar informasi publik yang dikecualikan.

“Dari sisi anggaran, Pemprov mengalokasikan anggaran untuk penyelenggaraan keterbukaan informasi publik yang didukung oleh Komisi Informasi meningkat dari Rp2,015 miliar di tahun 2023 menjadi Rp2,065 miliar di tahun 2024,” paparnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, upaya keberlanjutan kebijakan tentang keterbukaan informasi publik juga didasari kepada Perda yang telah diterbitkan. Jenis dan kualitas informasi publik juga terus mengalami perkembangan. Berbagai media dimanfaatkan untuk penyampaian informasi kepada masyarakat seperti memperbanyak titik-titik dashboard, update informasi secara daring melalui media sosial serta merangkul media massa yang ada.

“Hal ini membuat akses informasi publik di seluruh OPD melalui jaringan update informasi maupun tingkat unduhan pengakses terhadap informasi yang disajikan semakin tinggi,” lanjutnya.

Dia menegaskan, penyampaian informasi melalui website dan media sosial sangat efektif karena didukung oleh perkembangan teknologi informasi yang terus berkembang. Sementara itu dukungan pemberitaan di media massa juga sangat signifikan dalam mendorong peningkatan tersebut.

“Tercatat lebih dari 116 ribuan pemberitaan media massa yang berkaitan dengan Pemprov Sumbar di tahun 2023 dengan pemberitaan positif 65 persen, netral 32 persen berita negatif 3 persen, kami perkirakan tahun ini juga akan mengalami peningkatan,” ujarnya.

Konferensi Pers Diskominfotik Sumbar tersebut digelar untuk ekspose beberapa pencapaian Pemprov Sumatera Barat tahun 2024 yang diharapkan dapat menjadi informasi yang berguna bagi masyarakat.

Dalam konferensi tersebut lebih kepada penegasan tentang bagaimana upaya Pemprov Sumbar bersama seluruh OPD meningkatkan pelayanan dan keterbukaan informasi publik untuk meningkatkan kepercayaan publik kepada pemerintah. (fai)

Related posts

Pertuni Sampaikan Aspirasi, Pemko Padang Perkuat Layanan Disabilitas

Wawako Padang Ikut Tanam Pohon di Raker APEKSI Banda Aceh

Pemko Padang Gandeng Bank Mandiri Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah