PAYAKUMBUH, KP – Aksi diduga penarikan mobil oleh debt collector terhadap seorang pemudik di pusat Kota Payakumbuh viral di media sosial. Kejadian tersebut berlangsung di depan Pos Lantas Polres Payakumbuh atau dekat BRI Payakumbuh, dan melibatkan mobil warna hitam bernomor polisi BG (Sumatera Selatan).
Informasi yang dihimpun menyebutkan, pengendara mobil tiba-tiba didatangi sekelompok orang yang diduga sebagai debt collector. Mereka berupaya menarik mobil yang juga membawa barang-barang pemudik. Dalam insiden itu, sempat terjadi komunikasi selama beberapa menit antara pemilik mobil dengan kelompok tersebut, sebelum akhirnya mereka meninggalkan lokasi.
Selain mobil bernomor polisi BG, terlihat pula kendaraan roda empat lainnya dengan nomor polisi Riau (R), yang diduga milik debt collector.
Menanggapi kejadian ini, Kapolres Payakumbuh AKBP Ricky Ricardo mengatakan pihaknya tengah mendalami kasus tersebut.
“Untuk kejadian semalam, kami masih mendalami. Memang ada perkara debt collector, tetapi informasi sementara yang kami terima, mereka telah menyelesaikan masalah secara internal. Namun, kami akan tetap memantau proses penyelesaiannya,” ujar Kapolres, Rabu (9/4).
Ia menegaskan pentingnya penegakan hukum dalam kasus-kasus seperti ini untuk melindungi masyarakat dari praktik penagihan yang tidak sesuai aturan. (dst)