PASAMAN, KP — Seorang perantau asal Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, ditemukan meninggal dunia di wilayah Kabupaten Lampung Tengah. Korban dipastikan merupakan warga Bonjol setelah kepolisian menemukan identitas KTP di lokasi serta mendapat penguatan keterangan dari pihak keluarga di Pasaman.
Korban diketahui bernama Novri Ramadhan Putra (24 tahun), warga Sawah Laweh, Desa Koto Kaciak, Kecamatan Bonjol. Kepastian identitas tersebut diperoleh setelah jajaran Polres Lampung Tengah berkoordinasi dengan Polres Pasaman dan bertemu langsung dengan orang tua korban.
Kapolres Lampung Tengah, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, menyebutkan korban berpamitan kepada keluarga pada pertengahan Januari 2026 untuk merantau ke Tangerang guna mencari pekerjaan. Namun, dalam perjalanan, korban diduga tidak pernah sampai ke tujuan.
Menurut keterangan keluarga, komunikasi terakhir terjadi pada 30 Januari 2026 sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, korban meminta dikirimkan uang sebesar Rp100.000 dan permintaan tersebut dipenuhi. Setelah itu, nomor telepon korban tidak lagi dapat dihubungi hingga akhirnya keluarga menerima kabar duka.
Sebelumnya, warga Kampung Gunung Agung, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah, digegerkan dengan penemuan kerangka manusia pada Minggu (15/2) sekitar pukul 10.00 WIB. Kerangka tersebut ditemukan oleh seorang warga yang sedang mencari bambu di kawasan setempat.
Saat ditemukan, kerangka berjenis kelamin laki-laki itu dalam posisi terlentang di tanah dan masih mengenakan pakaian. Di sekitar lokasi juga ditemukan barang-barang milik korban, berupa telepon genggam, dompet, serta sejumlah uang tunai.
Mendapat laporan warga, aparat kampung meneruskan informasi tersebut ke Polsek Terusan Nunyai. Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan saksi. Tim Inafis Polres Lampung Tengah juga diturunkan untuk pendalaman penyelidikan.
Kerangka korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung guna proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut. Kepolisian menyatakan penyelidikan masih berjalan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban. (ak/*)