LIMAPULUH KOTA, KP – Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Limapuluh Kota, Ahmad Zuhdi Perama Putra, bersilaturahmi dengan puluhan wartawan Luak Limopuluah, di Balai Wartawan, Jalan Jenderal Sudirman, Payakumbuh, Senin sore (7/7). Kehadiran Ahmad Zuhdi yang juga menjabat Asisten Administrasi Umum Sekdakab itu disambut hangat para insan pers.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah wartawan menyampaikan keluhan terkait pemutusan kerja sama media dengan Pemkab Limapuluh Kota, yang disebut sebagai dampak kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.
“Ini adalah hari kelima saya diberi amanah sebagai Plt. Kadis Kominfo, menggantikan Bapak Joni Amir yang telah pensiun. Tujuan kami datang adalah menjalin silaturahmi dengan rekan-rekan media sebagai mitra kerja pemerintah daerah,” kata Ahmad Zuhdi membuka pertemuan.
Namun pertemuan yang bersifat santai itu berubah menjadi forum terbuka bagi para wartawan untuk menyampaikan aspirasi. Beberapa wartawan menyayangkan penghentian kerja sama media, yang menurut mereka baru pertama kali terjadi sepanjang sejarah pemerintahan daerah Limapuluh Kota.
“Bantulah kami menyampaikan kepada Bupati, Wakil Bupati, dan TAPD agar meninjau kembali kebijakan ini. Media adalah mitra penting dalam menyebarluaskan informasi kepada masyarakat,” ujar Dadang Esmana dari Harian Haluan, disambut dukungan dari wartawan media lain.
Wartawan senior, Saiful Hadi Dt. Bagindo Bosa Nan Kayo, menyebut pers adalah pilar keempat demokrasi yang memegang peran penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pemerintah. Ia menegaskan bahwa kerja sama antara pemerintah dan media merupakan bentuk pengakuan terhadap fungsi pers sebagai pengawas publik.
“Pers adalah penghubung antara pemerintah dan rakyat, sekaligus instrumen kritik konstruktif terhadap kebijakan yang dibuat,” tegasnya.
Menanggapi hal itu, Ahmad Zuhdi menyampaikan apresiasi atas masukan yang disampaikan wartawan dan berjanji akan menyampaikan aspirasi tersebut ke pimpinan daerah. (dst)