Wawako Pariaman: Tata Kelola Keuangan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat

Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi menandatangani Nota Kesepakatan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Pariaman Tahun Anggaran 2024.

PARIAMAN, KP – Wakil Wali Kota (Wawako) Pariaman, Mulyadi, menyampaikan tanggapan atas pandangan akhir fraksi-fraksi DPRD Kota Pariaman terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024 dalam rapat paripurna yang digelar di Ruang Rapat Utama DPRD Kota Pariaman, Selasa (8/7).

Wawako Mulyadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sinergi dan kerja keras DPRD dalam pembahasan yang konstruktif terhadap ranperda pertanggungjawaban APBD tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi seluruh fraksi yang telah memberikan pandangan secara objektif, kritis, dan membangun. Ini menunjukkan komitmen kita bersama dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang akuntabel dan transparan,” ujar Mulyadi.

Ia memaparkan, LKPD TA 2024 yang telah diaudit menunjukkan realisasi pendapatan daerah sebesar ± Rp644,3 miliar, dengan belanja daerah mencapai ± Rp648,1 miliar, sehingga terjadi defisit sebesar ± Rp3,7 miliar. Namun, defisit ini dapat ditutupi melalui penerimaan pembiayaan dari SiLPA tahun sebelumnya sebesar ± Rp7,3 miliar, dikurangi pengeluaran pembiayaan sebesar Rp1 miliar, sehingga SiLPA tahun 2024 tersisa sekitar Rp2,6 miliar.

Wawako Mulyadi juga menekankan pentingnya evaluasi terhadap pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan selama tahun berjalan, agar penggunaan anggaran dapat berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kami menegaskan kembali pentingnya pengawasan berkelanjutan terhadap pelaksanaan program, bukan hanya dari sisi administratif, tetapi juga dalam menciptakan inovasi yang sejalan dengan RPJMD daerah, provinsi, hingga RPJMN nasional,” tambahnya.

Rapat paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Pariaman, Muhajir Muslim, ditutup dengan penandatanganan Nota Kesepakatan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Pariaman Tahun Anggaran 2024. (mas)

Related posts

Dua Pohon Tumbang, Warga Padang Diimbau Waspadai Cuaca Ekstrem

Antrean Pertalite dan Biosolar Kembali Mengular di SPBU Padang

Operasional Jembatan Timbang Cuma 4 Jam, Pengawasan Truk Overload Dinilai Tumpul