Wawako Ramadhani Resmikan Musala Jabal Rahim di Kelurahan VI Suku

Wakil Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, saat meresmikan Musala Jabal Rahim di Kelurahan VI Suku, Kecamatan Lubuk Sikarah, Kota Solok, Sabtu (7/12).

SOLOK, KP – Wakil Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, meresmikan Musala Jabal Rahim di Kelurahan VI Suku, Kecamatan Lubuk Sikarah, Kota Solok, Sabtu (7/12). Musala ini dibangun oleh Yayasan Darianis Yatim, lembaga yang aktif mendirikan fasilitas ibadah untuk masyarakat.

Acara peresmian dihadiri perwakilan Yayasan Darianis Yatim, Aganda Armen, tokoh masyarakat, ninik mamak, warga setempat, dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Aganda Armen menyampaikan harapan agar Musala Jabal Rahim tidak hanya dimanfaatkan sebagai tempat shalat berjamaah, tetapi juga sebagai pusat kajian agama dan kegiatan keislaman lainnya.

“Yayasan Darianis Yatim berkomitmen memanfaatkan masjid dan mushalla sebagai pusat penyebaran ilmu dan nilai-nilai Islam. Kami berharap mushalla ini menjadi bagian dari penguatan keislaman di Kota dan Kabupaten Solok,” ujarnya.

Sementara, Wakil Wali Kota Ramadhani mengapresiasi Yayasan Darianis Yatim atas kontribusinya dalam membangun musala yang representatif.

“Musala Jabal Rahim adalah masjid dan musala ke-26 yang didirikan Yayasan Darianis Yatim. Tugas kita bersama adalah menjaga dan memakmurkan musala ini dengan kegiatan yang bermanfaat bagi umat,” kata Ramadhani.

Ia menegaskan, Pemko Solok akan terus mendukung partisipasi masyarakat dan pihak swasta dalam pembangunan fasilitas keagamaan di Kota Solok.

“Musala ini diharapkan menjadi pusat kegiatan keislaman yang memupuk persatuan dan silaturahmi di tengah masyarakat,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan, Wawako Ramadhani menyerahkan 25 Al-Qur’an kepada pengurus Musala Jabal Rahim. Bantuan tersebut bertujuan untuk mendukung pengembangan aktivitas keislaman di mushalla tersebut. Acara peresmian ditutup dengan makan bersama. (van)

Related posts

Sumatera ‘Black Out’

Penggerebekan Kafe di Pasbar Ricuh, Enam LC Diamankan

Tanggul Baru Jebol, 25 Hektare Sawah di Kuranji Kembali Terendam