PADANG, KP – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) melalui BKKBN Provinsi Sumatera Barat menggelar Wisuda SEMARAK bagi 38 pengelola Tempat Penitipan Anak (TPA), Senin (23/12).
Wisuda tersebut, merupakan bagian dari penguatan layanan pengasuhan dan pembinaan tumbuh kembang anak, khususnya di lingkungan perusahaan.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Selasa Bersama Ruang KERABAT (SEMARAK), sebuah upaya menyebarluaskan informasi pengasuhan dan pembinaan tumbuh kembang anak, terutama pada masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), sekaligus mendukung program prioritas Kemendukbangga, yakni TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak).
Kepala Perwakilan BKKBN Sumatera Barat, Mardalena Wati Yulia, mengatakan bahwa peran TPA ke depan tidak lagi sebatas tempat penitipan anak, tetapi harus mampu memberikan layanan pengasuhan yang berkualitas, termasuk pemantauan tumbuh kembang anak serta penguatan peran orang tua.
“TPA tidak hanya menitipkan anak, tetapi juga memastikan tumbuh kembangnya terpantau dengan baik. Di sana harus ada penguatan bagi orang tua, pembinaan, serta sistem rujukan jika ditemukan permasalahan perkembangan anak,” ujar Mardalena.
Ia menjelaskan, melalui kegiatan Wisuda SEMARAK di TAMASYA ini, BKKBN Sumbar memberikan apresiasi kepada para kader Bina Keluarga Balita (BKB) serta pengasuh dan pengelola TPA atau daycare yang telah aktif mengikuti rangkaian kegiatan SEMARAK sepanjang tahun 2025.
Menurutnya, dukungan lintas sektor sangat dibutuhkan agar TPA dapat terus berkembang dan berkontribusi dalam mencetak generasi berkualitas. Saat ini, terdapat 172 TPA di Sumatera Barat, dengan sebagian besar berada di lingkungan perusahaan.
“Kami berharap dukungan semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan perusahaan. Ke depan, kami juga berharap para ibu dapat turun langsung bersama melakukan pembinaan ke TPA-TPA, sehingga seluruh TPA yang ada bisa eksis dan berkelanjutan,” katanya.
Mardalena menegaskan, tujuan utama dari penguatan TPA adalah mewujudkan anak-anak yang sehat, cerdas, dan berkualitas melalui layanan pengasuhan yang holistik dan terintegrasi.
Melalui wisuda ini, para kader BKB serta pengasuh dan pengelola TPA yang telah mengikuti SEMARAK diharapkan mampu menjadi role model di lingkungan masing-masing serta menyebarluaskan ilmu dan praktik pengasuhan yang telah diperoleh kepada masyarakat luas.
Di akhir kegiatan, BKKBN Sumbar menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta wisuda, seraya berharap ilmu yang didapat dapat diterapkan secara nyata demi peningkatan kualitas pengasuhan anak di Sumatera Barat. (fai)