SIMPANG EMPAT, KP – Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Basuki mengatakan, pelaksanaan Operasi Lilin Singgalang yang berlangsung 22 Desember 2023 hingga 2 Januari 2024 berlangsung aman dan lancar serta kondisi Pasaman Barat cukup kondusif.
“Kita mengerahkan sebanyak 100 orang personel serta mendirikan dua pos pengamanan dan tiga pos pelayanan selama Operasi Lilin tersebut,” kata kapolres dalam jumpa pers, Kamis (4/1).
Meski demikian, lanjutnya, selama kegiatan tersebut terjadi kecelakaan lalu lintas sebanyak tiga kejadian dengan jumlah korban luka ringan empat orang dan satu orang luka berat. Sedangkan korban meninggal dunia tidak ada.
“Lalu, jumlah pelanggaran lalu lintas cukup banyak dengan rincian jumlah tilang 57 lembar dan teguran 185,” ungkapnya.
Lebih lanjut kapolres menjelaskan, dalam pelaksanaan Operasi Lilin Singgalang yang digelar selama 12 hari itu, terjadi 22 kasus konvensional dan satu kasus transnasional. Kejahatan konvensional meliputi kasus penganiayaan, penggelapan, pencurian, penipuan, pengancaman serta persetubuhan. Sedangkan kejahatan transnasional yaitu kasus narkoba.
Selain mengamankan malam perayaan tahun baru, pihaknya juga menempatkan beberapa personel untuk mengamankan malam Misa dan perayaan Ibadah Natal di 22 rumah ibadah umat Nasrani yang tersebar di wilayah hukum Polres Pasaman Barat.
“Laporan ini memberikan gambaran komprehensif mengenai langkah-langkah proaktif yang diambil oleh Polres Pasaman Barat untuk menjaga keamanan dan keselamatan selama operasi ini serta persiapan dalam menghadapi Pemilu 2024,” pungkas AKBP Agung Basuki. (rom)