LIMAPULUH KOTA, KP — Memasuki hari ketiga Operasi Zebra Singgalang 2025, Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres 50 Kota mengamankan 19 unit sepeda motor yang melanggar aturan berlalu lintas. Pelanggaran yang ditemukan mulai dari tidak menggunakan pelat nomor, memakai knalpot brong, berboncengan tanpa helm, hingga tidak membawa dokumen kendaraan.
Selain mengamankan belasan kendaraan, petugas juga memberikan puluhan teguran di sejumlah titik lokasi operasi. Mayoritas pelanggar berusia muda atau masih duduk di bangku sekolah.
Kasat Lantas Polres 50 Kota IPTU Zarwiko Irzal, didampingi Kanit Turjawali IPDA Yoza Prima, menyampaikan bahwa berbagai pelanggaran tersebut berpotensi mengganggu ketertiban umum dan meningkatkan risiko kecelakaan.
“Pada hari ketiga Operasi Zebra Singgalang 2025, kami mengamankan 19 kendaraan roda dua, 13 SIM, dan 17 STNK. Selain itu, kami juga memberikan puluhan teguran,” ujar IPTU Zarwiko Irzal mewakili Kapolres 50 Kota, AKBP Syaiful Wachid, saat operasi digelar di depan Mapolres, Rabu sore (19/11).
Ia menjelaskan terdapat tujuh prioritas penindakan dalam Operasi Zebra kali ini. Antara lain pengendara yang menggunakan ponsel saat berkendara, pengendara di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, tidak memakai helm, serta pengemudi mobil yang tidak menggunakan sabuk pengaman.
Pengendara Tertib Mendapat Cokelat dan Bunga
Tidak hanya fokus pada penindakan, Satlantas Polres 50 Kota juga menerapkan pendekatan humanis untuk meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas. Pengendara yang lengkap surat-surat, mematuhi aturan, serta menggunakan helm diberikan hadiah berupa cokelat dan bunga.
Hadiah tersebut diberikan kepada pengendara dari arah Riau maupun Sumbar yang melintas menuju Provinsi Riau.
“Kami terus memaksimalkan edukasi kepada pengendara agar tertib berlalu lintas. Selain sosialisasi, pemberian hadiah atau reward seperti ini juga menjadi upaya kami menggugah kesadaran masyarakat,” kata Zarwiko.
Salah satu pengendara, Izul (35), warga Kecamatan Lareh Sago Halaban, mengapresiasi langkah humanis yang dilakukan petugas. “Tentu cara-cara seperti ini sangat patut diapresiasi. Semoga dapat semakin meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib saat berkendara,” ujarnya. (dst)