Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu Wafat

Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu

JAKARTA, KP – Dunia militer dan pemerintahan Indonesia diselimuti awan duka. Mantan Menteri Pertahanan (Menhan) RI periode 2014-2019, Jenderal (Purn) TNI Ryamizard Ryacudu, meninggal dunia pada usia 76 tahun setelah menjalani perawatan intensif akibat sakit, di ruang Cardiac Intensive Care Unit (CICU) RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Minggu siang (31/5) sekitar pukul 14.03 WIB.

Kabar duka tersebut dikonfirmasi langsung oleh Karo Humas Setjen Kemenhan Brigjen TNI Rico Sirait. Almarhum yang merupakan menantu Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno dan putra dari perwira tinggi TNI AD Mayjen TNI Musanif Ryacudu ini, dikenal memiliki rekam jejak karier militer yang cemerlang di tanah air.

Jasad sang jenderal dilepas menuju tempat peristirahatan terakhirnya melalui prosesi upacara pemakaman militer yang khidmat di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Senin siang (1/6) sekitar pukul 12.00 WIB. Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, yang memimpin langsung jalannya Apel Persada serta pembacaan riwayat hidup almarhum di hadapan peti jenazah yang diselimuti bendera Merah Putih.

Sejumlah pejabat tinggi negara dan tokoh militer tampak hadir langsung mengantarkan almarhum. Di antaranya Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan, Ketua MK periode 2003-2008 Jimly Asshiddiqie, Menkopolhukam Djamari Chaniago, Wamenko Polkam Letjen TNI (Purn) Lodewijk F. Paulus, serta jajaran perwira tinggi TNI seperti Letjen TNI Djon Afriandi, Letjen Iwan Setiawan, dan Letjen TNI Kunto Arief Wibowo.

Lahir pada 21 April 1950, lulusan Akabri Darat tahun 1974 ini menapak karier gemilang mulai dari Pangdam V/Brawijaya (1999), Pangdam Jaya (1999-2000), Pangkostrad (2000-2002), hingga puncaknya menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) di era Presiden ke-5 RI Megawati Sukarnoputri hingga tahun 2005.

Meskipun namanya sempat diusulkan menjadi kandidat Panglima TNI dan digadang-gadang sebagai calon wakil presiden mendampingi Joko Widodo pada Pemilu 2014, suratan takdir membawa ayah tiga anak ini dipercaya menduduki kursi Menteri Pertahanan RI (2014-2019). Salah satu torehan prestasi monumentalnya selama menjabat Menhan adalah suksesnya capaian program Bela Negara.

Atas dedikasi tingginya terhadap kedaulatan bangsa, peraih Bintang Penghargaan Veteran Tertinggi dari LVRI tahun 2019 ini juga sempat dianugerahi Gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) Ilmu Pertahanan bidang Perang Semesta dari Universitas Pertahanan RI pada tahun 2021 silam, sebelum akhirnya menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan Kemenhan kepada Prabowo Subianto. (ak/*)

Related posts

Daftar SIM Card Baru Wajib Pakai Biometrik Mulai 1 Juli

Ketua DPRD Padang Ikuti Retret Kepemimpinan di Akmil Magelang

Salah Sasaran, Banyak Orang Kaya Terima Subsidi PBI BPJS Kesehatan