Minim Anggaran, KONI Limapuluh Kota Pastikan Pembinaan Olahraga Tetap Berjalan

Pengurus KONI Limapuluh Kota berfoto bersama pada acara silaturahmi di Tampayan Kave, Pakan Selasa, Payakumbuh Timur, Selasa malam (7/1).

LIMAPULUH KOTA, KP – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Limapuluh Kota menegaskan komitmennya untuk terus membina atlet di berbagai cabang olahraga meskipun menghadapi keterbatasan anggaran.

“Kami tetap optimis dan konsisten melanjutkan pembinaan karena ini tidak hanya soal prestasi, tetapi juga masa depan para atlet,” kata Wakil Ketua Umum KONI Limapuluh Kota, Budi Febriandi, dalam acara silaturahmi pengurus KONI di Tampayan Kave, Pakan Selasa, Payakumbuh Timur, Selasa malam (7/1).

Budi mengungkapkan, sejak 2024, KONI hanya menerima dana hibah Rp50 juta dari pemkab, jauh lebih kecil dibanding tahun sebelumnya yang berkisar antara Rp800 juta hingga Rp1 miliar. Padahal, anggaran tersebut digunakan untuk kebutuhan peralatan latihan dan biaya mengikuti berbagai kejuaraan.

“Rp50 juta bahkan tidak cukup untuk operasional kantor, apalagi untuk pembinaan atlet. Kami mendapat informasi bahwa alokasi dana serupa akan berlaku pada 2025,” ujarnya.

Tahun ini, KONI Limapuluh Kota juga dihadapkan pada persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar dan musyawarah olahraga kabupaten (Musorkab) yang akan digelar pada Maret 2025.

Budi berharap pemerintah daerah dan DPRD segera mencarikan solusi atas kondisi ini agar pembinaan atlet tidak stagnan. Ia menyoroti perjuangan atlet dari berbagai cabang olahraga yang tetap mengikuti Kejurda hingga PON di Aceh tanpa bantuan biaya, meski berhasil meraih prestasi.

“Kondisi ini sangat disayangkan, tetapi kami mengajak semua pihak untuk tidak patah semangat. Mari terus memberikan motivasi kepada atlet hingga masa kepengurusan periode 2022-2025 ini berakhir,” tambahnya.

Acara silaturahmi tersebut juga dihadiri Bendahara Umum KONI, Ramadhoni, serta para kepala bidang dan unsur sekretariat. Para pengurus sepakat mencari solusi terbaik secara musyawarah dan kekeluargaan demi keberlangsungan olahraga di Limapuluh Kota. (dst)

Related posts

The Kmers Ancam Boikot Seluruh Laga Sisa Semen Padang FC

Siswi MTsN 1 Payakumbuh Sabet Medali di Kejuaraan Karate 50 Fighter

BOM RUN 2026, Padang Bidik Perputaran Ekonomi dari Sport Tourism