Nasib Tragis Imam Masykur

H. Adi Bermasa (Wartawan Senior)

Kita, bangsa Indonesia sangat cinta sekaligus bangga punya TNI yang setia menjaga kedaulatan bangsa yang besar ini. Dalam suasana terpeliharanya kedaulatan negeri ini, tidak disangka-sangka muncul peristiwa memprihatinkan. Tiga oknum anggota TNI, salah seorang di antaranya mengabdi sebagai anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) mencoreng nama baik TNI dengan menganiaya Imam Masykur sampai tewas.

Panglima TNI tampak begitu geram dengan peristiwa yang mencoreng nama baik TNI kebanggaan bangsa. Begitu prihatinnya Panglima Yudo Margono, hingga memerintahkan agar pelaku yang menganiaya Imam Masykur hingga tewas dihukum berat, maksimal hukuman mati, minimal penjara seumur hidup.

Imam Masykur, seperti diberitakan KORAN PADANG terbitan Selasa (29/8) sehari-hari bekerja sebagai penjaga toko kosmetik di Jalan Sandratek, Tangerang. Ia merupakan anak rantau dari Aceh. Sementara terduga pelaku juga dari Aceh.

Jauh-jauh merantau ke Jawa, nyawa pun melayang di tangan oknum aparat. Sungguh memprihatinkan peristiwa memalukan ini. Mencoreng nama baik TNI.

Selama ini kita begitu bangga dengan beragam darma bhakti TNI. Seperti program TNI manunggal bersama rakyat yang dulunya terkenal dengan ABRI Masuk Desa (AMD) dan sekarang bernama TMMD. Bakti TNI pada negeri ini sangat membanggakan. Namun dengan peristiwa Tangerang ini, tentu nama baik TNI jadi tergores. Cukup sekali ini saja peristiwa memprihatnkan melanda kelembagaan TNI, khususnya Angkatan Darat. Kegeraman Panglima TNI Laksamana Yudo Margono cukup jadi isyarat bagi jajaran prajurit agar peristiwa ini tidak berulang kembali.

Yang jelas dalam kasus ini, berlaku pepatah ‘tangan mencencang bahu memikul’. Siapa bersalah, ia yang menanggung akibatnya. Siapa menabur angin, ia akan menuai badai.

Kita percaya, jajaran TNI adalah lembaga paling disiplin di republik ini. Apapun paristiwa dan cobaan menimpa, pasti ‘tiba di mata tidak dipicingkan, tiba di perut tidak dikempiskan’. Apalagi, Panglima TNI sudah memerintahkan agar pelaku dihukum berat. *

 

Related posts

Rayakan Idul Fitri dengan Gembira dan Penuh Syukur

Jalan Permindo, Kawasan Nyaman yang Harus Dipertahankan

Ironi yang Menyayat Hati