Potensi Tambak Udang di Pasbar

H. Adi Bermasa (Wartawan Senior)

PASAMAN Barat adalah kawasan yang sangat menjanjikan. Kalau diteliti mendalam, daerah ini menjanjikan kesejahteraan bagi warganya. Lihat saja sekarang, petani sawit bisa tersenyum lebar. Tak hanya sawit, beragam usaha ekonomi produktif juga punya potensi besar dikembangkan di daerah ini. Misalnya perikanan air tawar, persawahan, dan banyak lagi usaha lainnya.

Diberitakan KORAN PADANG edisi Sabtu (26/8), kawasan Pantai Sasak di Pasaman Barat sangat cocok untuk pengembangan tambak udang dalam upaya penyerapan tenaga kerja dan meningkatkan ekonomi warga pesisir. Namun, kendala utamanya saat ini adalah permodalan. Sehingga, dibutuhkan investor yang serius.

Sudah saatnya warga Pasaman Barat benar-benar serius menggarap lingkungannya secara maksimal meski secara bertahap sekalipun. Sebab, julukan Pasaman Barat sebagai kawasan ‘petro dolar’ tentu bukan sekadar isapan jempol belaka.

Perikanan dan pertanian merupakan program unggulan yang dapat mewujudkan kesejahteraan dalam arti yang sebenarnya. Pemkab bersama DPRD Pasbar punya kewajiban moral menjadikan daerah ini benar-benar sejahtera, terjauh dari beragam sentimen dan pertentangan yang merugikan.

Yang jelas, warga Pasbar dengan arahan pemerintahannya harus berdiri di atas kaki sendiri. ‘Tagak samo tinggi, duduak samo randah’ dengan mempedomani kesepakatan bersama terus-menerus, sesuai dengan perkembangan zaman.

Pasaman Barat punya banyak putra daerah hebat yang tersebar di berbagai daerah di republik ini. Sehebat-hebatnya pengabdian putra Pasbar di tempat lain, kalau ‘tumpah darahnya’ jadi kawasan tertinggal, tentu tidak dikehendaki. Sudah saatnya program pengembangan Pasbar masa datang disusun dengan kesepakatan bersama.

Dengan prinsip keterbukaan dalam mengembangkan daerah ini, pantas rasanya ‘semangat jadi tuan rumah di negeri sendiri’ selalu kita gaungkan tanpa pernah merasa bosan. Insya Allah. *

Related posts

Rayakan Idul Fitri dengan Gembira dan Penuh Syukur

Jalan Permindo, Kawasan Nyaman yang Harus Dipertahankan

Ironi yang Menyayat Hati