Zakat Mengentaskan Kemiskinan

H. Adi Bermasa (Wartawan Senior)

GERAKAN sosial kemasyarakatan dalam mengatasi kemiskinan di Sumbar terus berjalan dinamis. Tanpa ada keraguan, peran lembaga Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sangat perlu diapresiasi.

Menunaikan zakat diatur ajaran Islam dan sudah dibuat aturan legalitasnya di negeri kita yang mayoritas berpenduduk Islam. Namun demikian, dari sekian banyak lembaga zakat di negeri ini, Baznas adalah yang yang paling populer.

Keberadaan Baznas berawal dari kesepakatan cendekiawan muslim dengan lembaga negara sejak era kepemimpinan Presiden Soeharto. Sekarang, keberadaan Baznas tersebar merata di penjuru negeri. Bahkan, Baznas juga menaungi unit pengumpul zakat (UPZ) yang ada di masing-masing instansi, swasta, hingga ke pedesaan.

Namun demikian, Baznas yang berkinerja baik biasanya ditopang oleh pimpinan pemerintahan yang serius dalam urusan perzakatan. Khusus di Sumbar, Baznas provinsi tentu punya data otentik kinerja masing-masing lembaga pengumpul zakat tersebut di tiap-tiap daerah. Mungkin saja masih ada Baznas daerah yang belum begitu maksimal perannya.

Dari 19 kabupaten dan kota di Sumbar, diperkirakan ada Baznas-nya yang tergolong labil pergerakannya dalam mengentaskan kemiskinan. Apalagi, ada mitos bahwa kepengurusan Baznas cenderung dipegang pejabat yang ‘direstui’ atasan. Namanya mitos, boleh percaya boleh tidak. Yang jelas, Baznas adalah lembaga independen yang unsur pimpinannya dipilih melalui seleksi oleh tim pansel.

Bagaimanapun juga, sejauh ini Baznas cukup menonjol dalam mengumpulkan zakat dari kalangan ASN. Sementara kalangan swasta kurang terlihat eksposnya dalam pengumpulan zakat oleh Baznas. Hal ini pantas jadi bahan telaah bersama. Padahal, pemerintah dan swasta sebenarnya sama-sama berkiprah penting di negeri ini. Termasuk dalam mengentaskan kemiskinan yang masih menggurita di negeri kita tercinta.

Padang sebagai kota besar sekaligus ibukota Provinsi Sumbar sudah sepantasnya menjadi contoh dalam mengoptimalkan pengumpulan zakat dari kalangan swasta, pengusaha, pebisnis, dan masyarakat umum yang diberi kelebihan rezeki oleh Allah SWT. Saatnya Baznas serius menjalin kerjasama dengan mereka dalam mengentaskan kemiskinan di negeri ini. Dengan niat baik membantu warga miskin melalui dana zakat, negeri ini akan semakin makmur. Warga duafa habis, yang kaya makin sejahtera, meninggal masuk surga. Alhamdulillah. *

Related posts

Rayakan Idul Fitri dengan Gembira dan Penuh Syukur

Jalan Permindo, Kawasan Nyaman yang Harus Dipertahankan

Ironi yang Menyayat Hati