Mati Sia-sia di Jalan Raya

Edi Jarot

SAAT kopi pagi bersama Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Nur Setiawan kemarin, terungkap bahwa kasus kecelakaan lalu lintas, baik luka berat dan meninggal dunia berasal dari kalangan SLTA. Umumnya mereka tidak punya SIM.

Generasi muda adalah calon pemimpin bangsa di masa mendatang, selain tumpuan dan harapan orangtua agar anaknya menjadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsa.

Sehubungan dengan itu, diharapkan generasi muda tidak mati sia-sia di jalan raya atau rusak mental dan jiwanya akibat narkoba.

Pihak Kepolisian, terutama jajaran lalulintas berusaha semaksimal mungkin untuk menekan terjadinya kasus kecelakaan lalu lintas kepada semua pemakai jalan raya, tanpa terkecuali.

Berbagai upaya dilakukan Ditlantas untuk menekan semaksimal mungkin kasus kecelakaan lalu lintas bekerjasama dengan instansi terkait. Kalau semua aturan dipatuhi, namun mengalami kecelakaan juga, itu barangkali sudah takdir dari Allah SWT.

Yang jelas, orangtua juga harus menasehati anaknya agar patuh pada aturan lalu lintas dan hati hati saat berkendara. Kalau belum cukup umur jangan biarkan anak mengemudi/berkendara di jalan raya. Ingat, kecelakaan diawali oleh pelanggaran.

Semoga di masa mendatang kasus kecelakaan lalu lintas di Ranah Minang bisa ditekan dan generasi muda terhindar dari kematian yang sia-sia di jalan raya. *

Related posts

Pacu Kudo Duku Banyak

Nuzulul Qur’an dan Rekonstruksi Peradaban : Menghidupkan Kembali Etika Wahyu di Era Disrupsi

Luka pada Wajah Pendidikan Kita