Bupati Tanah Datar Jemput Percepatan Pembangunan SR di Kementerian PU

Pemaparan rancangan Site Plan Kawasan Sekolah Rakyat (SR) Nagari Tanjung Alam saat kunjungan kerja Bupati Tanah Datar, Eka Putra ke Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta, Kamis (9/7).

TANAH DATAR, KP — Bupati Tanah Datar, Eka Putra, melakukan kunjungan ke Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta, Kamis (9/7), untuk memastikan percepatan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Nagari Tanjung Alam.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Tanah Datar, Ten Feri, dan diterima oleh Plt. Direktur Jenderal Prasarana Strategis, Kuswara, serta Plt. Direktur Infrastruktur Dukungan Pendidikan, Dendy Kurniady.

Pembahasan difokuskan pada aspek teknis perencanaan pembangunan, terutama terkait kondisi topografi lahan yang berada di kawasan perbukitan. Faktor desain bangunan dan sistem pengamanan kawasan menjadi perhatian utama.

“Karena lokasi berada di kawasan berbukit, desain dan tata letak bangunan harus dirancang secara matang. Faktor keamanan menjadi prioritas agar proses belajar mengajar berjalan aman dan nyaman,” ujar Plt. Direktur Infrastruktur Dukungan Pendidikan, Dendy Kurniady.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil survei lapangan dan analisis citra satelit, diperlukan penanganan teknis yang lebih kompleks dibanding pembangunan di lahan datar.

Senada, Plt. Direktur Jenderal Prasarana Strategis, Kuswara menyebut sebagian besar Sekolah Rakyat di Indonesia dibangun di lahan datar. Namun, kondisi berbukit di Tanah Datar dinilai dapat menjadi nilai tambah dari sisi estetika jika dirancang dengan baik.

“Secara teknis memang lebih kompleks, namun kami optimistis pembangunan ini dapat direalisasikan melalui kolaborasi semua pihak,” katanya.

Sementara itu, Bupati Eka Putra menegaskan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan program prioritas Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Menurutnya, sekolah tersebut direncanakan memiliki kapasitas sekitar 3.000 siswa dan ditujukan untuk masyarakat pada kelompok desil 1 hingga desil 5.

“Program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto ini diharapkan menjadi pusat pendidikan dengan fasilitas lengkap dan layanan berkualitas,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa proses pembebasan lahan telah rampung melalui sinergi pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat. Saat ini, tahapan yang tengah diproses adalah penerbitan sertifikat tanah sebagai syarat administrasi untuk mempercepat pembangunan.

Eka Putra berharap seluruh tahapan dapat berjalan sesuai rencana sehingga pembangunan Sekolah Rakyat segera terealisasi di Tanah Datar. Ia juga mengajak masyarakat, termasuk perantau, untuk mendukung program strategis tersebut. (yon)

Related posts

Padang Perluas Akses Beasiswa Luar Negeri, Gandeng Kampus Tiongkok

Sekolah Rusak Diterjang Banjir, 259 Siswa Belajar Bergiliran di Zona Rawan

MAN 3 Padang Gelar Seleksi Kelas Takhassus Angkatan X