Pemkab Limapuluh Kota Bangun Kerjasama dengan Institusi Pendidikan

Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin menyerahkan cenderamata kepada Rektor UPNB Dr. Evi Susanti.

LIMAPULUH KOTA, KP – Pemkab Limapuluh Kota menggandeng Universitas Prima Nusantara Bukittinggi (UPNB) dalam upaya memberikan akses pendidikan terbuka dan berkualitas.

Komitmen kerja sama itu diwujudkan dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) ditandatangani oleh Bupati Limapuluh Kota dan Rektor UPNB, Selasa (17/10) di Convention Center Balcony Hotel Bukittinggi.

Penandatanganan MoU itu juga berlangsung dalam rangkaian acara wisuda 282 lulusan Diploma III, Sarjana maupun profesi perawat dan bidan UPNB.

Bupati Safaruddin menyampaikan, sesuai visi daerah ini mewujudkan Limapuluh Kota yang Madani Beradat dan Berbudaya dalam kerangka adat Basandi Syarak Syarak Kitabullah, terdapat tiga kata kunci yang ingin dicapai yaitu Madani, Beradat, dan Berbudaya.

Ketiganya bisa diwujudkan dengan membangun kerja sama antara pemerintah daerah serta institusi lainnya seperti perguruan tinggi.

“Kerjasama yang dibangun antara pemerintah daerah dengan UPNB merupakan upaya memberikan akses pendidikan terbuka dan berkualitas, tentunya perlu didukung kedua belah pihak,” jelas Safaruddin.

Kesepakatan ini tentunya dapat dilakukan dengan sinergitas program antara kedua institusi terutama meningkatkan kualitas SDM.

Sementara itu, Rektor UPNB Dr. Evi Susanti mengapresiasi Pemkab Limapuluh Kota yang menjadikan sektor pendidikan salah satu program prioritas di Limapuluh Kota.

Selanjutnya, dia mengatakan Limapuluh Kota selalu jadi mitra strategis UPNB dalam pengembangan dunia pendidikan di Sumbar. “Hal itu dapat ditunjukkan dengan mudahnya izin belajar bagi para tenaga kesehatan yang bertugas di Pemkab Limapuluh Kota,” ungkapnya. (dst)

 

LIMAPULUH KOTA, KP – Pemkab Limapuluh Kota menggandeng Universitas Prima Nusantara Bukittinggi (UPNB) dalam upaya memberikan akses pendidikan terbuka dan berkualitas.

Komitmen kerja sama itu diwujudkan dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) ditandatangani oleh Bupati Limapuluh Kota dan Rektor UPNB, Selasa (17/10) di Convention Center Balcony Hotel Bukittinggi.

Penandatanganan MoU itu juga berlangsung dalam rangkaian acara wisuda 282 lulusan Diploma III, Sarjana maupun profesi perawat dan bidan UPNB.

Bupati Safaruddin menyampaikan, sesuai visi daerah ini mewujudkan Limapuluh Kota yang Madani Beradat dan Berbudaya dalam kerangka adat Basandi Syarak Syarak Kitabullah, terdapat tiga kata kunci yang ingin dicapai yaitu Madani, Beradat, dan Berbudaya.

Ketiganya bisa diwujudkan dengan membangun kerja sama antara pemerintah daerah serta institusi lainnya seperti perguruan tinggi.

“Kerjasama yang dibangun antara pemerintah daerah dengan UPNB merupakan upaya memberikan akses pendidikan terbuka dan berkualitas, tentunya perlu didukung kedua belah pihak,” jelas Safaruddin.

Kesepakatan ini tentunya dapat dilakukan dengan sinergitas program antara kedua institusi terutama meningkatkan kualitas SDM.

Sementara itu, Rektor UPNB Dr. Evi Susanti mengapresiasi Pemkab Limapuluh Kota yang menjadikan sektor pendidikan salah satu program prioritas di Limapuluh Kota.

Selanjutnya, dia mengatakan Limapuluh Kota selalu jadi mitra strategis UPNB dalam pengembangan dunia pendidikan di Sumbar. “Hal itu dapat ditunjukkan dengan mudahnya izin belajar bagi para tenaga kesehatan yang bertugas di Pemkab Limapuluh Kota,” ungkapnya. (dst)

Related posts

Lolos ke Unand Tanpa Tes, Sissy Terancam Gagal Kuliah karena Biaya

Pemko Dorong Youth Innovators Fest Jadi Agenda Tahunan Kota

Kasus Narkoba Mendominasi, Edukasi Hukum ke Pelajar Diperkuat