PESISIR SELATAN, KP – SMA Negeri 3 Painan bersiap menjadi Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG) setelah ditunjuk langsung Gubernur Sumatera Barat. Persiapan ini dibahas dalam rapat koordinasi bersama Komite Sekolah, orang tua siswa, dan perwakilan Google Education di Aula sekolah, Selasa (23/9).
Kepala SMA 3 Painan, Rini Amelia menyebut, program ini sejalan dengan visi sekolah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Dengan Google for Education, guru bisa memantau aktivitas siswa, mengatur jadwal pembelajaran, bahkan membantu mengingatkan waktu salat,” ujarnya.
Ketua Komite Sekolah, Dr. Busral, menegaskan dukungan penuh dari pihak komite. Menurutnya, kemajuan sekolah adalah tanggung jawab bersama antara guru, orang tua, dan masyarakat. Hal serupa juga disampaikan anggota komite, Dr. Budi Mulyadi, yang menilai program ini mampu mengontrol penggunaan teknologi oleh siswa.
“Program ini sangat bermanfaat untuk mencegah akses ke konten yang tidak pantas. Literasi digital bukan hanya soal perangkat, tetapi juga etika dan tanggung jawab dalam menggunakannya,” jelasnya.
Perwakilan Google Education melalui mitra resminya Acelera, Elvirawaty menjelaskan, KSRG memungkinkan monitoring berbasis Google Workspace for Education yang terintegrasi dengan kegiatan akademik maupun non-akademik. Guru, katanya, bisa memantau aktivitas siswa sehari-hari dan menyesuaikannya dengan jadwal pribadi seperti waktu salat, istirahat, hingga tugas harian.
Rapat ditutup dengan komitmen bersama seluruh pihak untuk menyukseskan program ini. SMA 3 Painan optimistis dapat menjadi pelopor pendidikan digital di Sumbar, bahkan nasional, dengan sistem pembelajaran yang inovatif, aman, dan berlandaskan nilai karakter bangsa. (don)