SMA N 1 Batang Anai Toreh Prestasi, Dua Tim Peneliti Tembus Kompetisi Nasional 

Dua siswa SMA N 1 Batang Anai bersama guru pembimbing melakukan penelitian di Kuliek, Batang Anai.

PADANG PARIAMAN, KP – SMA N 1 Batang Anai berhasil melaju ke tingkat nasional pada ajang Olimpiade Peneliti Siswa Indonesia (OPSI) 2025. Dari sepuluh tim yang mengajukan proposal penelitian, dua tim berhasil lolos seleksi dan siap bersaing di level nasional.

Kepala SMA N 1 Batang Anai, Zulbaidah, mengatakan setiap tim terdiri dari dua siswa kelas XII, tiga perempuan dan satu laki-laki. “Tim pertama meneliti emansipasi perempuan Minangkabau di era globalisasi, sedangkan tim kedua meneliti bebatuan di Kuliek Batang Anai, termasuk kandungan mineral dan jenis tanaman yang cocok tumbuh di sana,” jelasnya, Minggu (7/9).

Kompetisi ini dimulai Januari 2025, ketika sepuluh tim siswa mengajukan proposal ke panitia Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Pada Mei, panitia mengumumkan hasil seleksi dan dua tim SMA N 1 Batang Anai berhak mengikuti tahap berikutnya. Selain sekolah ini, MAN IC Sintuak juga mewakili Padang Pariaman.

Zulbaidah menambahkan, setelah lolos ke tingkat nasional, kedua tim melanjutkan penelitian dengan pendampingan Sekolah Informasi Minangkabau (SIM) yang melibatkan dosen Universitas Gadjah Mada (UGM). “SIM memberikan pelatihan kepada siswa dan guru pembimbing OPSI. Bahkan 25 siswa lain juga ikut dilatih sebagai calon peneliti berikutnya. Proposal penelitian hampir rampung dan siap diunggah ke tahap nasional,” ujarnya.

Guru pembimbing berasal dari sekolah. Penelitian emansipasi dibimbing guru muatan lokal Budaya Alam Minangkabau, sedangkan penelitian bebatuan dibimbing guru biologi. Selain itu, dosen UGM juga memberikan pelatihan secara daring mengenai teknik penulisan dan metodologi penelitian.

Tahap akhir kompetisi akan berlangsung Oktober 2025. Siswa SMA N 1 Batang Anai akan mempresentasikan hasil penelitian di tingkat nasional. “Kami optimis anak-anak mampu menampilkan yang terbaik,” tegas Zulbaidah. (wrm)

Related posts

Lolos ke Unand Tanpa Tes, Sissy Terancam Gagal Kuliah karena Biaya

Pemko Dorong Youth Innovators Fest Jadi Agenda Tahunan Kota

Kasus Narkoba Mendominasi, Edukasi Hukum ke Pelajar Diperkuat