PADANG, KP – Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Sumatera Barat memadati halaman Gedung DPRD Sumbar, Senin (1/9), dalam aksi bertajuk “Sumbar Melawan”. Sejak siang hingga sore, massa bergantian menyampaikan orasi berisi tuntutan strategis kepada pemerintah dan wakil rakyat.
Mahasiswa menuntut anggota DPR RI asal Dapil Sumbar menyampaikan permintaan maaf terbuka dalam 24 jam, memperjuangkan aspirasi masyarakat di tingkat pusat, mempercepat pengesahan RUU Perampasan Aset, serta menuntaskan kasus kematian Affan Kurniawan.
Kedatangan massa diterima langsung pimpinan DPRD Sumbar, Ketua Muhidi beserta tiga wakilnya, dan sejumlah anggota lintas fraksi. Ketua DPRD Muhidi menegaskan dukungan penuh terhadap aspirasi mahasiswa dan menjanjikan seluruh tuntutan akan diteruskan ke DPR RI.
“Terkait anggota DPR RI dari Dapil Sumbar, kami akan menindaklanjuti baik melalui komunikasi resmi maupun secara langsung,” kata Muhidi.
Ia berharap mahasiswa tetap menjadi mitra kritis dalam menjaga demokrasi, sekaligus memastikan proses kebijakan berpihak kepada rakyat,” tambahnya.
Ketua Fraksi PDIP–PKB DPRD Sumbar, Albert Hendra Lukman, menekankan aksi berlangsung kondusif, terbuka, dan penuh kekeluargaan.
Ribuan aparat gabungan Polri, TNI, dan Satpol PP disiagakan untuk menjaga ketertiban. Dengan pendekatan persuasif, aksi tetap damai hingga berakhir pukul 18.00 WIB tanpa bentrokan.
Aksi Sumbar Melawan menunjukkan peran vital mahasiswa sebagai pengawal aspirasi rakyat, yang siap melakukan aksi lanjutan jika tuntutan tidak segera ditindaklanjuti. (fai)