SIJUNJUNG, KP – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di kawasan Bukit Sebelah, Nagari Tanjung Lolo, Kecamatan Tanjung Gadang, Kabupaten Sijunjung. Bus Family Raya BH 7998 FU terperosok ke jurang sedalam 10 meter setelah mesinnya mati mendadak saat menanjak, Kamis dinihari (13/11) sekitar pukul 02.30 WIB.
Bus yang membawa 21 penumpang itu datang dari Kiliran Jao menuju Solok, melaju dengan kecepatan sedang menyusuri jalanan gelap dan berliku. Namun, saat mencapai tanjakan Bukit Sebelah dengan kondisi medan yang cukup ekstrem, mesin tiba-tiba mati total.
“Bus mogok di tanjakan. Beberapa detik kemudian, kendaraan mulai mundur perlahan, lalu semakin cepat hingga akhirnya masuk jurang di sisi kiri jalan,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Sijunjung, Iptu A. Agung Ngurah Santa Subranta.
Dalam hitungan detik, bus roda enam itu terjun bebas ke jurang. Body mobil ringsek, kaca pecah, dan para penumpang terlempar atau terjepit di antara bangku.
Tim evakuasi bergegas ke lokasi. Enam orang terluka terdiri dari lima penumpang dan sopir, Yusran (51 tahun), warga Tanah Datar. Mereka dirujuk ke Puskesmas Sungai Lansek, Puskesmas Tanjung Gadang, dan RSUD Sijunjung.
Namun, satu nyawa tak tertolong. Balita berusia 4 tahun asal Kabupaten Batang Hari, Jambi, Aninda Shaqueena Humaira, meninggal dunia di rumah sakit akibat luka serius yang diderita dalam insiden tersebut.
Penumpang yang tidak terluka dievakuasi dan dialihkan ke kendaraan lain untuk melanjutkan perjalanan. Sementara bus yang terguling di dasar jurang masih belum dievakuasi karena harus menunggu alat berat lantaran medan yang sulit dijangkau.
Hingga kini, penyebab pasti mesin mati mendadak masih diselidiki. Diduga kuat ada gangguan teknis, bisa pada sistem bahan bakar, mesin, atau rem yang membuat bus kehilangan daya saat mendaki. Kasus ini menjadi peringatan bagi operator angkutan umum bahwa kondisi kendaraan harus benar-benar prima, terutama saat melewati rute ekstrem yang penuh tikungan dan tanjakan curam.
Polisi juga mengingatkan agar pengemudi tidak memaksakan kendaraan saat mendaki. Disarankan menggunakan gigi rendah, hindari pengereman berlebihan, dan pastikan mesin dalam kondisi fit. (ski/*)