Dua Guru Ditetapkan Jadi Tersangka

Aldelia

PADANG PARIAMAN, KP – Masih ingat kasus kematian Aldelia Rahma (11 tahun), murid kelas 4 SDN 10 Durian Jantung, Nagari III Koto Aur Malintang, Kabupaten Padang Pariaman yang meninggal karena terbakar akibat ulah temannya saat gotong-royong di sekolahnya? Kasus itu kini memasuki babak baru. Satreskrim Polres Pariaman menetapkan dua orang guru sebagai tersangka dalam kasus kematian Aldelia.

Kapolres Kota Pariaman AKBP Andreanaldo mengungkapkan, dua oknum guru itu yakni guru olahraga dan wali kelas Aldelia. Dijelaskannya, penetapan tersangka itu sesuai hasil penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan.

“Keduanya diduga lalai mengawasi murid sehingga berujung pada kematian Aldelia. Jadi, kedua oknum guru itu dijerat dengan pasal kelalaian sehingga menyebabkan adanya korban,” ujar Kapolres, dikutip dari laman sumbarkita.id, Jumat (5/7).

Ia menambahkan, sebelumnya pihak keluarga juga melaporkan teman kelas Aldelia yang membuat korban terbakar. Terkait hal itu, dijelaskan kapolres, dalam undangan-undang diatur bahwa untuk anak di bawah umur maka pengadilan bakal memutuskan perdamaian atau dikembalikan kepada orangtuanya.

Seperti ramai diberitakan beberapa waktu lalu, Aldelia Rahma meninggal dunia di RSUP M. Djamil Padang pada Selasa (21/5) setelah berjuang dari luka bakar dan gizi buruk yang dialaminya.

Menurut pihak keluarga, Aldelia terbakar karena ulah temannya saat ia diminta wali kelas membakar sampah. Peristiwa nahas itu terjadi 23 Februari 2024 lalu. Saat membakar sampah, salah satu temannya yang bandel diduga menyiramkan bensin ke tubuh Aldelia dan memicu kobaran api. Akibat kejadian itu, Aldelia mendapatkan luka bakar 80 persen. Sejak itu dia dirawat intensif di RS selama satu bulan. Setelahnya, rumah sakit menyatakan Aldelia bisa rawat jalan saja. Tapi kondisinya memburuk dan dibawa ke RSUP M. Djamil Padang. Kondisi Aldelia terus menurun dan meninggal pada 21 Mei 2024. (ski)

 

Related posts

Lembah Anai Kembali Makan Korban: Travel Avanza Terjun ke Jurang, 7 Orang Luka-luka

Satu Rumah di Seberang Palinggam Terbakar, Damkar Berhasil Cegah Api Meluas

Banjir dan Longsor Terjang Pasaman: Satu Orang Tewas, Ratusan KK Terisolasi