Dua Rumah Terbakar, Petugas Damkar Pingsan Tersengat Listrik

Puing-puing reruntuhan tiang kayu yang telah hangus terbakar menjadi arang hitam serta lembaran atap seng yang ringsek berserakan pasca-kebakaran hebat melanda pemukiman warga.

PASAMAN, KP – Nasib nahas menimpa seorang petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pasaman bernama Edward Yusuf (47 tahun). Ia pingsan akibat tersengat aliran listrik aktif saat berjibaku memadamkan amukan si jago merah yang menghanguskan dua unit rumah warga di kawasan Jorong Binubu, Kenagarian Sontang Cubadak, Kecamatan Padang Gelugur, Kabupaten Pasaman, Jumat siang (29/5).

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Satpol PP dan Damkar Pasaman, Delsi Syafei, membenarkan adanya kecelakaan kerja yang menimpa anggotanya tersebut. Peristiwa bermula ketika korban sedang fokus berupaya menjinakkan sisa-sisa api yang masih menyala pada bagian atap seng bangunan rumah.

“Saat petugas kami memotong dan menyentuh atap seng rumah, ternyata masih ada aliran listrik aktif yang mengalir di seng tersebut. Sengatan listrik yang kuat itu langsung membuat korban terhempas dari posisinya hingga mengakibatkan korban tidak sadarkan diri,” ungkap Delsi.

Korban segera dievakuasi oleh rekan-rekannya sesama petugas untuk mendapatkan pertolongan medis darurat ke Rumah Sakit Pratama Padang Gelugur.

“Saat ini kondisi korban sudah kembali sadar sepenuhnya. Hasil pemeriksaan tim medis menunjukkan tidak ada cedera atau luka-luka luar yang parah pada tubuhnya,” kata Delsi menambahkan.

Terkait musibah kebakaran tersebut, pihak Damkar menerima laporan awal peristiwa sekitar pukul 10.29 WIB dari salah seorang anggota damkar yang kebetulan berdomisili di sekitar lokasi kejadian perkara. Satu unit armada mobil pemadam dengan kekuatan delapan personel langsung diterjunkan untuk menjinakkan api yang melalap bangunan. Amukan si jago merah baru berhasil dipadamkan secara total pada pukul 12.00 WIB.

Bencana kebakaran ini menghanguskan dua unit rumah masing-masing milik Sawani Siregar (65 tahun) dan Mompang Halomoan (42 tahun) hingga kondisinya rata dengan tanah. Total kerugian materil akibat peristiwa pilu ini ditaksir mencapai Rp100 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dari pihak pemilik rumah.

Hingga saat ini, penyebab pasti dari munculnya titik api yang memicu kebakaran hebat tersebut masih dalam proses penyelidikan intensif oleh pihak kepolisian setempat. (ski/*)

Related posts

Lansia Tewas Terjebak Kebakaran Rumah di Bukittinggi

Blackout Sumatera Picu Kebakaran di Padang, Lilin Diduga Jadi Pemicu

Damkar Padang Gagalkan Dugaan Upaya Bunuh Diri di Jembatan Siti Nurbaya