Kantor DLH Padang Dilalap Api, Diduga Karena Kelalaian Manusia

PERSONEL Damkar Kota Padang memadamkan sisa-sisa bara api di dalam ruangan Kantor DLH Padang yang terbakar pada Rabu (24/6) malam.

PADANG, KP – Kebakaran melanda Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang di kawasan Balai Baru, Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Rabu (24/6) malam. Insiden yang terjadi menjelang tengah malam itu menghanguskan bangunan kantor dan fasilitas penyimpanan bak kompos.

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang menerima laporan pada pukul 23.44 WIB dan langsung mengerahkan tim dari Pos 4 Belimbing yang berjarak sekitar 3,4 kilometer dari lokasi.

Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Damkar Padang, Rinaldi, mengatakan pihaknya menurunkan tiga armada dan sedikitnya 55 personel untuk menjinakkan api.

“Kami bergerak cepat begitu menerima laporan warga untuk mencegah api meluas ke permukiman,” ujarnya, Kamis (25/6).

Api pertama kali diketahui oleh Dasrial (52), buruh harian lepas, yang melihat kobaran dari salah satu ruangan kantor dan segera menghubungi petugas.

Berdasarkan hasil investigasi awal, kebakaran diduga dipicu kelalaian manusia. Api dengan cepat menjalar dan membakar area seluas sekitar 20 x 20 meter yang mencakup bangunan kantor dan fasilitas penyimpanan kompos.

Petugas sempat menghadapi kendala berupa akses jalan sempit dan kerumunan warga di lokasi. Meski demikian, api berhasil dikendalikan sebelum merambat ke bangunan lain.

Operasi pemadaman dan pendinginan selesai sekitar pukul 00.16 WIB atau kurang dari satu jam setelah laporan diterima.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun satu warga, Afdal (36), mengalami luka bakar dan langsung mendapatkan penanganan medis di lokasi sebelum dirujuk untuk perawatan lanjutan.

Kebakaran ini sempat mengancam sejumlah bangunan di sekitar lokasi. Berkat respons cepat petugas gabungan Damkar, TNI, Polri, dan tim medis, lima bangunan berhasil diselamatkan.

Dinas Damkar mencatat nilai kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp50 juta, sementara aset yang berhasil diselamatkan mencapai sekitar Rp500 juta.(*/red)

Related posts

Dugaan Perlakuan Tidak Pantas terhadap Murid di Batam Disorot, Orang Tua Minta Klarifikasi

Hujan Badai di Padang, Rumah Buruh Harian Rusak Berat Tertimpa Pohon

LONGSOR LUMPUHKAN JALUR PADANG–BENGKULU