Polres Tanah Datar “Bentrok” dengan Ratusan Pengujuk Rasa

SEJUMLAH masyarakat di Kabupaten Tanah Datar melakukan aksi demonstrasi dalam Sispam Kota di Lapangan Cindua Mato Batusangkar, Jumat (13/10).

BATUSANGKAR, KP – Polisi Resort (Polres) Tanah Datar menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispam Kota) sebagai bagian dari persiapan untuk menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024.

Simulasi tersebut mencakup penanganan situasi kerusuhan yang melibatkan sejumlah massa yang akhirnya berhasil diamankan oleh polisi, dan kerumunan massa dibubarkan dengan paksa sehingga kondisi kembali aman dan terkendali. Simulasi ini digelar di Lapangan Cindua Mato Batusangkar, Jumat (13/10).

Bupati Tanah Datar, Eka Putra dalam kesempatan itu memberikan penghargaan terhadap kesiapan personel gabungan yang terdiri dari Polisi, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Kesehatan, Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas), dan petugas lainnya.

“Pemerintah Daerah sangat mengapresiasi simulasi Sispam Kota untuk pengamanan Pemilu 2024 yang telah dilakukan hari ini. Kami telah melihat kesiapannya, dan tentu Pemerintah Daerah juga harus siap menghadapinya,” kata Bupati Eka Putra.

Bupati Eka Putra juga menyoroti bahwa dalam rangkaian simulasi Sispam Kota pengamanan Pemilu, banyak pelajaran yang dapat dipetik. Dalam setiap masalah yang muncul, bisa diselesaikan melalui musyawarah tanpa perlu terjadinya kerusuhan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Tanah Datar untuk mengambil pelajaran dari simulasi ini. Gunakan pendekatan musyawarah ketika ada masalah, sebelum memutuskan untuk turun ke jalan. Pemilu yang akan datang harus dijalani dalam suasana damai. Terlebih pentingnya adalah penggunaan hak pilih, karena setiap suara memiliki arti besar bagi kemajuan negara,” tambah Bupati Eka Putra.

Sementara itu, Kapolres Tanah Datar, AKBP Derry Indra menggambarkan simulasi Sispam Kota pengamanan Pemilu sebagai sebuah sarana edukasi yang memperlihatkan proses penanganan kerusuhan yang mungkin terjadi selama berlangsungnya pesta demokrasi.

“Harapan kami adalah bahwa situasi Kamtibmas di Tanah Datar selama pesta demokrasi berjalan sesuai yang diharapkan, yaitu aman, damai, dan kondusif, tanpa gangguan apa pun,” ujarnya.

Kapolres menegaskan bahwa simulasi Sispam Kota adalah salah satu langkah persiapan untuk pengamanan Pemilu. “Ini adalah bagian dari persiapan di lapangan. Kami memohon dukungan dari semua pihak untuk memastikan kelancaran Pemilu di Tanah Datar,” pungkasnya. (mas)

Related posts

PKB Sumbar Mulai Panaskan Mesin Partai

Varel Oriano Serap Aspirasi Petani Sawit Dharmasraya

Sumbar Butuh 200 Kantong Darah per Hari, Gerindra Ajak Semua Unsur Rutin Donor Darah