PARIAMAN, KP – Walikota Pariaman, Genius Umar, dan Wakil Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin, menghadiri Rapat Paripurna DPRD yang membahas Penyampaian Nota Penjelasan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2023. Rapat tersebut berlangsung di Ruang Rapat Utama Kantor DPRD Kota Pariaman, Senin (28/8).
Ketua DPRD Kota Pariaman, Harpen Agus Bulyandi, membuka Rapat Paripurna tersebut. Turut hadir Wakil Ketua DPRD, Efrizal, seluruh anggota DPRD Kota Pariaman, Forkopimda, Asisten, Kepala OPD, camat, dan perwakilan BUMN.
Walikota Genius Umar mengatakan, rancangan perubahan KUA dan PPAS Tahun 2023 ini merupakan implementasi dari visi, misi, dan program unggulan kepala daerah terpilih periode 2018-2023.
APBD Perubahan Tahun Anggaran 2023 mengacu pada RPJMD dan target pembangunan daerah tahun 2023. Program dan kegiatan direncanakan dengan partisipasi masyarakat dan disesuaikan dengan prioritas pembangunan pemerintah pusat dan Provinsi Sumatera Barat.
Walikota juga menggarisbawahi pentingnya sinergi kebijakan antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dalam mencapai prioritas pembangunan nasional. Program dan kegiatan direncanakan sesuai dengan RPJMD dan tujuan pembangunan nasional.
Lebih lanjut, Walikota menyebutkan pendapatan daerah pada PPAS Perubahan Tahun 2023 sebesar Rp644.995.775.334, mengalami penurunan dari APBD awal. Perincian PAD termasuk pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah.
Total belanja daerah pada KUA Perubahan Tahun 2023 direncanakan sebesar Rp675.448.491.467, mengalami penurunan. Defisit belanja pada Rancangan Perubahan KUA & PPAS APBD Tahun 2023 adalah sebesar Rp30.492.716.133,00.
Kemudian, untuk penerimaan pembiayaan sebesar Rp718.418.400 yang berasal dari realisasi silpa tahun 2022 sebesar Rp718.418.400. Dan sisa pembiayaan lebih anggaran daerah tahun surplus/defisit berkenaan yang merupakan selisih pembiayaan daerah yaitu sebesar Rp29.774.297.733. (mas)