AGAM, KP – Baznas Agam menyalurkan dana zakat sebesar Rp272,4 juta kepada 210 mustahik, di balairung rumah dinas bupati, Selasa (29/8). Dana zakat itu diserahkan Bupati diwakili Asisten II Setdakab Agam Jetson.
“Kita mengapresiasi Baznas Agam yang telah bekerja secara optimal, bersih, amanah dan profesional dalam mengelola zakat. Keberadaan dan peran Baznas sangat menunjang program Pemkab Agam dalam meningkatkan SDM dan masyarakat yang sejahtera,” kata Jetson.
Menurutnya, selama ini seluruh OPD di lingkungan Pemkab Agam rutin menyalurkan zakat melalui Baznas.
“Ke depan diharapkan badan usaha juga berzakat melalui Baznas. Sehingga, zakat yang diberikan bisa tersalurkan kepada orang yang betul-betul berhak untuk menerimanya sesuai kategori asnaf delapan,” ujarnya.
Kepada mustahik, Jetson berpesan agar dana zakat yang diterima dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan yang diajukan kepada Baznas.
“Mungkin sekarang masih mustahik, semoga kelak mampu menjadi muzakki yang akan membantu masyarakat membutuhkan,” tuturnya.
Sementara, Ketua Baznas Agam Isman Imran menyebut, dana zakat itu disalurkan untuk tiga program yang dijalankan Baznas. Yaitu, Agam Cerdas sebanyak 187 mustahik dengan jumlah zakat Rp221,9 juta, Agam Sehat 17 mustahik dengan jumlah zakat Rp36,9 juta, dan Agam Peduli 6 mustahik dengan jumlah zakat Rp13,5 juta.
“Khusus program Agam Cerdas, lima mustahik penerima zakat hari ini merupakan mahasiswa baru yang kuliah di luar negeri. Kita juga bersyukur tiga mahasiswa binaan Baznas Agam yang kuliah di STAIPIQ Sumbar akan wisuda bulan ini,” terang Isman Imran.
Ia mengungkapkan, mahasiswa binaan Baznas Agam di STAIPIQ Sumbar saat ini sebanyak 47 orang. Lalu, ada 10 orang yang akan diverifikasi.
“Dana zakat yang sudah didistribusikan dari Januari sampai Agustus 2023 sebesar Rp3,1 miliar lebih kepada 6.302 mustahik. Sumber zakat utama kita berasal dari ASN di lingkungan Pemkab Agam. Kita berterimakasih kepada Bupati yang telah memotivasi ASN untuk berzakat melalui Baznas,” sebutnya. (rzk)