TANAH DATAR, KP – Dinas Kesehatan Tanah Datar menggelar sosialisasi gangguan indera pendengaran dan indera penglihatan kepada satuan pendidikan tingkat sekolah dasar, di Emersia Hotel Resort Batusangkar, Senin (28/8).
Kepala Dinas Kesehatan Tanah Datar Yesrita, saay membuka sosialisasi tersebut ,mengatakan sosialisasi dilakukan untuk mengajak pihak sekolah melakukan screning atau deteksi gangguan indera pendengaran dan indera penglihatan pada anak.
“Intinya, sosialisasi dilakukan agar di sekolah nantinya ada penanggungjawab untuk membantu melakukan screning atau deteksi gangguan indra pendengaran dan indera penglihatan pada anak,” ujarnya.
Menurutnya, deteksi dini terhadap gangguan indera penglihatan dan pendengaran dilakukan agar tidak terlambat diketahui pada anak. Sehingga, tidak menganggu akademik anak.
“Deteksi dini terhadap indera penglihatan dan pendengaran pada anak-anak bisa berkurang dan bisa ditindaklanjuti lebih awal,” katanya.
Ia menjelaskan, deteksi dini bisa dilakukan secara berkala di sekolah pada saat penjaringan penerimaan murid baru.
“Deteksi dini dapat dilakukan secara berkala, di awal masuk sekolah dilakukan penjaringan terhadap anak dengan melakukan tes berbisik dan hitung jari. Jika ada ditemukan kendala, silakan dirujuk ke puskesmas atau ke RSUD,” ucapnya.
Ia menerangkan, masalah gangguan pendengaran atau ketulian dan gangguan penglihatan hingga kebutaan dinilai bukan lagi masalah medis atau malasah kesehatan masyarakat semata, melainkan telah menjadi masalah sosial yang harus ditangani secara komprehensif.
“Persoalan ini harus ditangani secara lintas sektor dan melibatkan masyarakat luas karena berdampak pada resiko kecacatan yang akan menjadi beban ekonomi keluarga,” pungkasnya.
Sementara, ketua pelaksana sosialisasi, Osnelli melaporkan, kegiatan diikuti kepala SD se-Tanah Datar, Ketua Kelompok Kerja Sekolah, dan penangungjawab UKS di Sekolah.
Tampil sebagai pemateri dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Pengelola Program Indera Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar Sisca Natilia dengan materi Kebijakan Dalam Penangulangan Gangguan Indera Pendengaran dan Penglihatan, serta Dokter Spesialis Mata RSUD Prof. Hanafiah Batusangkar dr. Fitri Lisa Hamdi dengan materi Faktor Pemyebab Gangguan dan Penyebab Penyakit Mata. (nas)