LUBUK SIKAPING, KP – Kecamatan Dua Koto meraih Juara 1 dalam lomba marandang yang diadakan oleh Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Pasaman dalam rangka perayaan titik kuliminasi (khatulistiwa) di Taman Equator Museum Tuanku Imam Bonjol pada Jumat (22/9).
Lomba memasak rendang ini diikuti oleh 12 Kecamatan yang ada di Kabupaten Pasaman, dengan tujuan mencari pemasak rendang khas Pasaman yang unggul.
Atmosfer di sekitar Taman Equator Museum Tuanku Imam Bonjol menjadi semarak dengan aroma wangi dari rendang, sebuah masakan terlezat yang telah diakui oleh dunia. Setiap tim menunjukkan keahlian memasak rendang mereka masing-masing dengan penuh semangat.
Setelah berlangsung hampir sehari, saatnya tiba untuk penilaian oleh tim juri yang profesional. Hasil penilaian menempatkan tim Kecamatan Dua Koto sebagai Juara 1, Juara 2 diraih oleh tim Kecamatan Tigo Nagari, dan Juara 3 diberikan kepada tim dari Kecamatan Rao Selatan.
Kepala Disporaparbud Kabupaten Pasaman, Ade Harlien, mengungkapkan apresiasi atas partisipasi semua peserta dalam rangka memeriahkan festival titik kuliminasi di Equator Bonjol. Dia juga memberi selamat kepada para pemenang dan mendorong peserta yang belum berhasil untuk tetap semangat dan mengikuti acara serupa tahun depan. Ade menjelaskan bahwa kegiatan ini akan terus dijaga dan dilestarikan karena rendang adalah salah satu kebudayaan unggulan Minangkabau.
Rangkaian Festival titik kuliminasi ini juga dianggap sebagai ajang promosi daerah untuk meningkatkan daya tarik kunjungan wisatawan ke Pasaman, daerah yang terletak tepat di garis Khatulistiwa.
Kepala Bidang Kebudayaan, Ja’far, menambahkan bahwa kegiatan ini juga sejalan dengan visi misi Pemerintah Kabupaten Pasaman untuk menjadikan daerah ini sebagai salah satu tujuan wisata. Salah satu caranya adalah dengan menyelenggarakan berbagai acara untuk menciptakan ikon-ikon wisata yang menarik.
Sementara itu, Camat Dua Koto, Hapnil Wadi, merasa sangat terharu dengan pencapaian timnya dalam lomba ini. Dia menyatakan bahwa kerja keras timnya telah membuahkan hasil yang membanggakan, dan prestasi ini akan terus dijaga. Hapnil juga mencatat bahwa rendang yang dihasilkan oleh masyarakat Dua Koto tidak kalah enaknya dibandingkan dengan daerah lain di Pasaman.
Sebagai penghargaan atas prestasinya, Juara 1 diberikan piagam dan uang tunai pembinaan sebesar Rp1.100.000,- kepada Kecamatan Dua Koto. (nst)