Pemkab Sijunjung Luncurkan Aplikasi Pencegahan Stunting dari Hulu Ke Hilir

SIJUNJUNG, KP – Pemkab Sijunjung meluncurkan Aplikasi Elektronik Kolaborasi dari Hulu Hingga Hilir (e-KOHULIR). Aplikasi itu diluncurkan Plh. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sijunjung Khamsiardi bersama asisten, kepala opd terkait, kabag, dan undangan lainnya, di operation room kantor bupati setempat, Kamis (5/10).

Pada kesempatan itu juga digelar Sosialisasi Peraturan Bupati Nomor 9 tahun 2023 tentang Strategi Percepatan Penutunan Stunting. Peraturan ini akan menjadi acuan bagi pemda dan masyarakat dalam memandu, mengindetifikasi, dan dan menyelesaikan masalah stunting dari hulu sampai ke hilir.

Plh Sekdakab Sijunjung Khamsiardi dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran aplikasi e-KO HULIR. Ia menilai hal itu merupakan sebuah capaian dalam mempersiapkan data base mulai dari remaja putri.

“Kami juga berharap adanya data base yang memadai, sehingga kita mengatahui berapa jumlah anak yang stunting, jelas by name by addres,” ucapnya.

Ia optimis aplikasi itu dapat menjadi alat dalam menurunkan sekaligus mencegah stunting dari hulu ke hilir dan mewujudkan cita-cita mewujudkan 0 persen stunting di Ranah Lansek Manih.

Sementara, Asisten 1 Sekdakab Sijunjung Afrizal menjelaskan, salah satu kegunaan aplikasi e-KOHULIR adalah mencegah stunting sejak dini mulai dari calon pengantin dan ibu hamil.

“Sehingga, tidak ada lagi anak-anak kita di Sijunjung yang lahir dalam kondisi stunting,” ucapnya.

Ia menambahkan, aplikasi itu juga memuat data lengkap anak-anak yang mengalami stunting agar tindakan intrvensi yang dilakukan semakin jelas dan efektif. (shd)

Related posts

Kebersamaan Buka Puasa Bersama GAIA Dental Clinic Bukittinggi, Wujud Apresiasi untuk Seluruh Tim

BKKBN Sumbar Perkuat Komitmen Lintas Sektor untuk Tingkatkan Kemandirian Kampung Keluarga Berkualitas

Harga Emas di Padang Tembus Rp5 Juta per Emas, Tertinggi Sepanjang Tahun