PKL di Pantai Padang Mulai Ditertibkan

Petugas gabungan melakukan penertiban terhadap PKL di kawasan Pantai Padang.

PADANG, KP – Tim gabungan Pemko Padang mulai melakukan penertiban terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan sepanjang Pantai Padang, Sabtu (16/9).

Dalam penertiban tersebut masih juga terjadi ketegangan dengan sejumlah PKL saat barang-barang mereka disita dan diangkut petugas.

Wakil Wali Kota Padang Ekos Albar yang turun langsung dalam penertiban itu mengatakan, penertiban PKL ini merupakan bentuk keseriusan Pemko Padang dalam menjaga kenyamanan dan kebersihan Pantai Padang yang merupakan salah satu objek wisata utama.

“Keberadaan dan aktivitas PKL di sepanjang Pantai Padang ini tidak terkoordinir dan pedagang menggunakan fasilitas umum yang menghilangkan keindahan pantai Padang,” ungkap wawako.

Oleh sebab itu, lanjutnya, Pemko Padang bersama tim gabungan melakukan penertiban secara humanis.

“Sebelum penertiban ini, kita sudah melakukan sosialisasi dan imbauan hingga menyampaikan surat edaran kepada para PKL,” tegasnya.

Ekos mengungkapkan, penertiban di kawasan Pantai Padang pada tahap awal ini dimulai dari kawasan Jalan Samudera tepatnya dari depan Hotel My All hingga depan Lapau Panjang Cimpago (LPC). Penertiban ini akan dilaksanakan secara bertahap.

“Kita minta kepada pedagang untuk bermurah hati mengikuti aturan. Sebab, yang kita tertibkan adalah pedagang yang melanggar aturan,” katanya.

Ia menambahkan, Pemko Padang juga membuka dialog dengan pedagang untuk mencarikan solusi terbaik.

Sementara, Kasat Pol PP Padang, Raju Minropa mengatakan, sekitar 267 personel gabungan dikerahkan untuk pengamanan dan penertiban PKL tersebut.

“Selain personel Satpol PP, juga ada dari TNI, Polri, dan stakeholder terkait lainnya,” ungkap Raju.

Ia mengatakan, bagi para PKL yang barang-barangnya disita saat penertiban dapat menjemputnya ke Mako Satpol PP.

“Tentunya, barang-barang yang disita ini adalah milik PKL yang melanggar hukum. Silahkan datang ke Mako Satpol PP dan akan kita proses sesuai aturan,” katanya.

POSKO PENGAMANAN

Di sisi lain, Pemko Padang akan membentuk posko pengamanan di Pantai Padang. Posko itu bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Pantai Padang.

Wawako Ekos Albar mengatakan, posko pengamanan itu akan ditempati personel TNI/Polri serta unsur forkopimda.

“Setiap hari ada sekitar 20 personel yang menjaga pantai, tidak saja standby di posko, namun juga bergerak mengitari bibir pantai,” sebut wawako.

Mereka juga dilengkapi dengan kendaraan dinas. Personel yang bertugas di posko pengamanan akan berada di bawah kendali Dinas Pariwisata Kota Padang. Posko pengamanan itu juga melayani mayarakat apabila terdapat aduan atau gangguan, seperti pungutan liar (pungli). (mas)

Related posts

Kebersamaan Buka Puasa Bersama GAIA Dental Clinic Bukittinggi, Wujud Apresiasi untuk Seluruh Tim

BKKBN Sumbar Perkuat Komitmen Lintas Sektor untuk Tingkatkan Kemandirian Kampung Keluarga Berkualitas

Harga Emas di Padang Tembus Rp5 Juta per Emas, Tertinggi Sepanjang Tahun