SOLOK, KP – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sumbar dan Korem 032/Wirabraja memberikan apresiasi atas antusias OPD dan lembaga/instansi dalam mengikuti Rakor TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-118 di Kabupaten Solok. Rakor itu diadakan di Aula Kantor Gubernur Sumbar, beberapa waktu lalu.
Sebanyak 56 OPD/instansi dan lembaga terkait hadir sebagai dalam Rakor TMMD ke-118 Tahun 2023 yang mengangkat tema ‘Melalui Sinergi Lintas Sektoral untuk Mewujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat Semakin Kuat’.
Hadir dalam rakor itu Gubernur Sumbar diwakili Kadis PMD Sumbar Amasrul, Bupati Solok diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari Romi Hendrawan, Kodim 0309/Solok beserta jajaran, dan OPD/instansi serta lembaga terkait yang akan memberikan dukungan anggaran pada kegiatan TMMD ke- 118 Kabupaten Solok. TMMD itu rencananya secara resmi akan dimulai pada 20 September 2023 mendatang, di Nagari Tanjung Alai, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok.
Kadis PMD Amasrul mengatakan, TNI Manunggal Membangun Desa/Nagari merupakan bentuk upaya untuk membuka akses transportasi dan keterisoliran wilayah dan mendukung percepatan pembangunan wilayah, khususnya di lokasi TMMD ke-118, yaitu Nagari Tanjung Alai.
Sementara, Bupati Solok diwakili Kadis PMN Romi Hendrawan memaparkan rencana kegiatan TMMD ke-118 di Kabupaten Solok yang terdiri dari sasaran fisik dan non fisik. Kegiatan fisik akan membuka jalan sepanjang 1.400 meter dengan lebar 7 meter. Kemudian pengerasan badan jalan berupa agregat kelas C dengan panjang 460 m dan lebar 4 meter dari jalur Tanah Kuning Palak Pinang melalui Kapalo Tarok dengan kondisi jalan saat ini merupakan lintasan perkebunan warga.
Selain itu juga akan ada renovasi pembangunan Rumah Tidak Layak Huni sebanyak 5 unit yang berada di Jorong Buah Jambu, Nagari Tanjung Alai.
Untuk kegiatan non fisik dalam TMMD ke-118, dilakukan penyuluhan oleh Kodim 0309/Solok dan juga oleh beberapa OPD di Pemkab Solok kepada masyarakat.
“Untuk dukungan anggaran dalam pelaksanaan TMMD/N ini berasal dari APBD Pemkab Solok sebanyak Rp788 juta,” kata Kadis PMN Romi Hendrawan.
Menurutnya, TMMD adalah wujud kedekatan TNI dengan masyarakat dan masyarakat adalah ibu kandung TNI.
“Besar harapan kita bersama, agar TMMD ini dapat berjalan dengan lancar dan mari kita semua bahu membahu, bergotong-royong untuk bekerjasama dan sama-sama bekerja menyukseskan TMMD ini, ” pungkas Romi Hendrawan.
Komandan Korem (Danrem) 032/Wirabraja dalam hal ini diwakili Kasiter Korem 032/Wbr menyampaikan, dengan berjalannya sinergi yang baik antara pemprov, TNI, Pemkab Solok, dan dukungan dari 56 OPD/instansi vertikal terkait, akan memberikan banyak manfaat dan dampak positif di Nagari Tanjung Alai, Kecamatan X Koto Singkarak melalui pelaksanaan kegiatan TMMD ke-118 Tahun 2023.
Harapannya kegiatan TMMD ini akan mendapatkan output yang baik yaitu terbukanya jalan baru untuk masyarakat sehingga dapat memangkas waktu tempuh dan dapat menjadi akses untuk proses distribusi hasil pertanian di nagari tersebut.
Dandim 0309/Solok Letkol Inf Aji Satrio melalui Pasi Ops Kapten Cba Heryanta menerangkan, kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-118 Tahun 2023 merupakan hasil kerjasama dengan Pemkab Solok dan sesuai dengan tugas TNI yang termuat dalam Undang-undang Nomor 34 tahun 2004, yang menjelaskan tentang Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yakni membantu pemerintah daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (mas)