Payakumbuh dan Limapuluh Kota, Destinasi Wisata Kuliner Unggulan di Sumbar

IRFENDI Arbi bersama Pengurus PWI dan IKWI Sumbar menikmati Sate Danguang-danguang di Pusat Kuliner Pasar Payakumbuh, Minggu malam (19/6).

PAYAKUMBUH, KP – Bupati Limapuluh Kota periode 2016-2021, H. Irfendi Arbi mengajak pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) untuk menikmati sate danguang-danguang, kuliner khas Minangkabau, di pusat Kota Payakumbuh pada Minggu malam (19/6).

Setiap malam di Kota Randang Payakumbuh, terdapat banyak pedagang kuliner yang menjual makanan dan minuman enak-enak dan lezat. Namun, Irfendi Arbi sengaja mengajak pengurus PWI dan IKWI Sumbar untuk menikmati sate danguang-danguang yang terkenal.

“Sate danguang-danguang adalah salah satu kuliner khas Minangkabau yang namanya berasal dari Danguang-danguang, sebuah nagari di Kabupaten Limapuluh Kota. Jika wisatawan atau tamu datang berkunjung ke Luak Limopuluah, wajib mencicipi sate danguang-danguang yang terkenal enak dan lezat ini,” ungkap calon anggota DPR RI Dapil Sumbar 2 Partai NasDem ini kepada Ketua PWI Sumbar, Basril Basyar yang akrab disapa BB itu.

Ketua PWI Sumbar Basril Basyar dan pengurus lainnya, termasuk Ketua IKWI Sumbar, menikmati sate danguang-danguang di pusat kuliner Pasar Payakumbuh. Mereka menyatakan bahwa sate danguang-danguang tersebut benar-benar enak dan lezat, dan mengucapkan terima kasih kepada Irfendi Arbi.

Sementara itu Ketua PWI Payakumbuh-Limapuluh Kota, Aspon Dedi, menjelaskan, Kota Payakumbuh terkenal sebagai kota kuliner. Di pusat kuliner Pasar Payakumbuh, berbagai makanan dan minuman tersedia untuk memanjakan para wisatawan, baik makanan tradisional maupun makanan modern.

“Karena banyaknya kuliner yang enak-enak di Kota Randang Payakumbuh ini, makanya daerah yang menjadi pintu masuk wilayah timur Provinsi Sumbar dan Provinsi Riau ini, ditetapkan sebagai daerah wisata kuliner yang suasana kotanya pada malam hari tampak lebih semarak dan hidup dengan banyaknya para pedagang kuliner yang berjualan di jantung Kota Payakumbuh,” ungkap Aspon Dedi.

Diakui Aspon Dedi, di pusat kuliner Pasar Payakumbuh berbagai makanan dan minuman tersedia untuk memanjakan dan memuaskan selera para wisatawan yang datang berkunjung ke daerah ini, baik jenis tradisional atau pun makanan masa kini.

“Kuliner yang dijual di pusat jajan kuliner malam Kota Payakumbuh ini tidak hanya makanan jenis sate saja, namun juga ada martabak mesir kubang yang nama makanan ini juga berasal dari wilayah asalnya yakni Nagari Kubang, Kecamatan Guguak, Kabupaten Limapuluh Kota. Disamping itu ada juga makanan nasi goreng, soto, pecal lele, geprek, bakso, lamang tapai dan goreng-gorengan, termasuk mangkuak, roti bakar, kawa daun, ampaing dadiah, air aka, bandrek, teh talua, sekoteng, dan lainnya,” ungkap Aspon Dedi.

Dikatakan Aspon Dedi, Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota telah menjadi destinasi wisata kuliner unggulan di Provinsi Sumatera Barat. Selain itu, kafe-kafe yang menarik para wisatawan dan tempat nongkrong bagi anak-anak muda juga semakin banyak.

“Saya mengajak para wisatawan untuk mencicipi sendiri kuliner di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota. Setelah mencoba sekali, dijamin akan ketagihan untuk datang berkunjung ke Luak Limopuluah,” tambah Aspon Dedi. (dst)

Related posts

Festival Marandang Perkuat Padang Sebagai Kota Gastronomi

Program Makan Bergizi Gratis Kembali Berjalan di Kota Pariaman

Wisatawan Mancanegara Makan Banjamba di Padang