PESISIR SELATAN, KP – Pada pergelaran kontes perternakan di Penas Tani ke-XVI yang digelar di Kota Padang, sebanyak empat hewan ternak asal Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) tampil memukau.
Kepala Dinas Pertanian Pessel Madrianto mengatakan, keempat ternak unggulan asal negeri sejuta pesona tersebut berhasil menyabet posisi juara pada masing-masing kategori yang diikuti.
Ia menjelaskan, empat ekor hewan ternak yang menjuarai kontes tersebut, yaitu sapi pesisir jantan milik Amran asal Kecamatan Ranah Pesisir (juara 1), sapi pesisir betina milik Yusni asal Kecamatan Koto XI Tarusan (juara 1), sapi PO betina milik Suarman asal Kecamatan Bayang (juara 2), dan kerbau betina milik Ependi asal Kecamatan Ranah Pesisir (juara 1).
“Prestasi ini sangat membanggakan dan menjadi pemicu semangat bagi peternak lainnya di Kabupaten Pesisir Selatan,” kata Madrianto, Kamis (15/6).
Ia menerangkan, sapi pesisir adalah salah satu rumpun sapi lokal yang telah beradaptasi dengan baik di daerah pesisir pantai di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel). Berdasarkan SK Menteri Pertanian Nomor 2908/Kpts/OT.140/6/2011, sapi pesisir telah ditetapkan sebagai plasma nutfah asli Indonesia.
Madrianto menambahkan, Pemkab Pessel juga terpilih sebagai daerah penerima Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) penyaluran benih (bibit) Tanaman Perkebunan (TP) dari Kementerian Pertanian melalui Ditjenbun.
“Total bibit diterima mencapai 13.000 batang. Pessel terpilih bersama Kabupaten Solok, dan Kabupaten Padang Pariaman. Ada 3 jenis bibit tanaman perkebunan diterima, yakni pala, pinang batara, dan kelapa dalam,” katanya.
Ia merincvikan, benih/bibit pala unggul lokal sebanyak 1.000 batang diterima Gapoktan Bina Usaha Tani Bayang, Kecamatan Bayang, dengan lahan seluas 10 hektare atau 100 batang/hektare, Pinang Batara unggul nasional 1.000 batang kepada Gapoktan Batang Timbulun Bayang, Kecamatan Bayang, dengan luas lahan 10 hektar (100 batang/hektar), dan Kelapa Dalam 11.000 batang (110 batang/hektar) untuk KWT Lansano Kecamatan Ranah Pesisir (Ranpes) seluas 15 hektare, Mayang Taurai Ranpes 15 hektare, KWT Barokah Indah Ranpes 10 hektare, KWT Bundo Kanduang Ranpes 15 hektare, Taruko Bayang Kecamatan Bayang 25 hektare, dan Karakek Jaya Bayang 20 hektare.
“Atas nama pemkab Pessel, kami mengucapkan terima kasih kepada Kementan, terutama Ditjenbun atas bantuan ini. Mudah-mudahan para petani dan pekebun bisa lebih bersemangat lagi, terutama dalam mengelola dan menanam bibit bantuan unggul ini,” pungkasnya. (don)
