PADANG ARO, KP – Bantuan seragam gratis untuk peserta didik baru tingkat SMA dan SMK tahun ajaran 2024-2025 di Kabupaten Solok Selatan memberikan keringanan signifikan bagi para orang tua. Bantuan tersebut dianggap sangat membantu dalam mengurangi biaya pendidikan yang harus ditanggung keluarga, terutama untuk seragam sekolah.
Kepala SMA Negeri 7 Solok Selatan, Mairisna, menyampaikan bahwa bantuan ini berdampak positif terhadap proses belajar mengajar di sekolahnya. Banyak orang tua siswa yang kesulitan memenuhi kebutuhan seragam, sehingga kebijakan sekolah membolehkan siswa tanpa seragam hingga bantuan diberikan, sangat membantu.
“Di SMA Negeri 7 Solok Selatan, kami membuat kebijakan bahwa siswa boleh tidak memakai seragam sampai bantuan seragam ini diserahkan oleh pemerintah. Sebagai orang tua, saya merasakan betapa banyaknya kebutuhan yang harus disiapkan saat anak masuk sekolah, jadi ini sangat membantu,” ungkap Mairisna, Selasa (17/9).
Beberapa orang tua bahkan harus memaksakan diri menyediakan seragam putih abu-abu untuk hari pertama sekolah. Dengan adanya bantuan ini, siswa mendapatkan dua pasang seragam, yaitu seragam putih abu-abu dan pakaian pramuka, sehingga bisa berganti dengan seragam yang baru.
Pemerintah Kabupaten Solok Selatan baru saja menyerahkan bantuan seragam gratis untuk siswa di Kecamatan Sangir Batang Hari. Dua sekolah di wilayah ini, SMA Negeri 7 dan SMA Negeri 8 Solok Selatan, menerima total 382 pasang seragam yang dibagikan kepada 191 siswa baru.
Bupati Solok Selatan, H. Khairunas, menekankan bahwa meskipun pendidikan menengah atas berada di bawah kewenangan provinsi, pemerintah kabupaten tetap merasa bertanggung jawab memberikan perhatian pada pendidikan, karena semua siswa dan sekolah ini berada di wilayah Solok Selatan.
“Kita bertanggung jawab mempersiapkan generasi Solok Selatan yang berkualitas. Kami yakin anak-anak ini, dua atau tiga puluh tahun lagi, bisa menjadi pemimpin di daerah kita,” kata Bupati Khairunas saat menyerahkan bantuan seragam di SMA Negeri 7 Solok Selatan.
Pendidikan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah dengan visi meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berkarakter, produktif, dan kompetitif. Hal ini diharapkan dapat menciptakan generasi Solok Selatan yang berkualitas, berdaya saing, dan memiliki akhlak yang baik. (kom)
