TANAH DATAR, KP – Bupati Tanah Datar Eka Putra mengingatkan masyarakat agar tidak percaya pada informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Ia menekankan, informasi yang tidak benar atau hoax dapat menyebabka kepanikan dan memicu timbulnya penyakit lainnya.
Pernyataan itu disampaikan Bupati Eka Putra ketika mengunjungi posko pengungsian erupsi Gunung Marapi di Musala Nurul Ikhlas Nagari Koto Baru, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Minggu sore (14/1).
Bupati menyebut, erupsi Marapi yang sudah berlangsung lebih dari sebulan telah menyebabkan berbagai dampak, seperti gagal panen pertanian masyarakat dan kecemasan di kalangan penduduk yang tinggal di lereng Marapi.
Ia mengaku telah melaporkan kondisi erupsi Marapi ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan BNPB telah menindaklanjuti dengan memberi bantuan.
“Bantuan logistik dari BNPB telah diberikan dalam dua tahap mengingat potensi dampak erupsi besar di tujuh kecamatan sekitar Gunung Marapi,” ujarnya.
Bupati juga menginstruksikan Dinas Kesehatan untuk memeriksa kesehatan warga terutama terkait paparan abu vulkanik yang dapat membahayakan kesehatan. Ia mengimbau masyarakat untuk memeriksakan kesehatan ke puskesmas atau tempat pelayanan kesehatan yang disediakan pemerintah daerah secara gratis dan selalu berdoa agar terhindar dari bencana.
Terhadap kerusakan pertanian akibat gagal panen, Bupati Eka Putra menyampaikan bahwa Dinas Pertanian telah mendata dan akan memberikan bantuan berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT), masker, dan bantuan sembako kepada petani.
Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Tanah Datar Afrizon melaporkan, bantuan pangan telah didistribusikan kepada pengungsi di posko pengungsian. Jumlah pengungsi mencapai 112 jiwa dari 36 Kepala Keluarga (KK) yang turun dari lereng Marapi. (nas)