Korban Meninggal Galodo Jembatan Kamba Padangpanjang Bertambah Menjadi 27 Orang

Tim gabungan mengevakuasi korban galodo di Jembatan Kamba Padangpanjang.

PADANGPANJANG, KP — Pemerintah Kota Padangpanjang kembali memperbarui data korban bencana tanah longsor (galodo) Jembatan Kamba. Hingga pukul 18.00 WIB, Minggu (30/11/2025), tercatat 27 korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Wali Kota Padangpanjang, Hendri Arnis, menyampaikan bahwa masyarakat setempat masih berduka mendalam pascabencana galodo yang terjadi pada 27 November lalu. Peristiwa tersebut menghilangkan satu kampung di RT 20 Kelurahan Silaing Bawah.

“Saat ini masyarakat Kota Padangpanjang tengah berduka, galodo yang terjadi 27 November lalu menghilangkan satu kampung tepatnya RT 20 Kelurahan Silaing Bawah,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa data sementara di posko menunjukkan adanya 30 nama yang dilaporkan keluarga sebagai korban galodo Jembatan Kamba. Dari jumlah tersebut, 12 orang merupakan warga luar Padangpanjang yang telah teridentifikasi meninggal dunia.

“Sementara warga kita Padangpanjang dari 47 orang yang dinyatakan hilang, telah ditemukan sebanyak 15 orang dalam kondisi meninggal dunia,” lanjut Hendri.

Sementara itu, Ketua PMI Kota Padangpanjang, Riki Toni, menginformasikan temuan terbaru dari relawan PMI Kabupaten Padang Pariaman. Tiga jenazah berhasil ditemukan, terdiri dari dua perempuan dan satu laki-laki.

“Ketiga jenazah dievakuasi ke RSUD Padangpanjang,” katanya.

Tiga jenazah tersebut diserahkan relawan PMI Kabupaten Padang Pariaman kepada Tim Evakuasi Padangpanjang di kawasan Megamendung, tepatnya di lokasi jalan yang terputus akibat hantaman banjir.

Hingga berita ini diturunkan, Tim DVI Polres Padangpanjang masih melakukan proses identifikasi terhadap tiga jenazah yang ditemukan di wilayah Kayutanam dan sekitarnya. (mas)

Related posts

Ketua DPRD Padang Ikuti Retret Kepemimpinan di Akmil Magelang

Salah Sasaran, Banyak Orang Kaya Terima Subsidi PBI BPJS Kesehatan

Padang Raih Penghargaan Tertinggi Sertifikat Adipura