Luar biasa. Kasat Lantas Polres Tanah Datar Iptu Hidayanda Rizki tampil mengejutkan. Kejutannya bukan dalam bidang perlalulintasan, namun lebih dari itu, kehebatannya dalam berladang bawang merah. Kiprah Pak Kasat itu turut membantu Tanah Datar memiliki ketersediaan bawang merah yang mencukupi, bahkan surplus.
Bupati Tanah Datar Eka Putra pun bangga dan senang karena daerahnya mendapat apresiasi dari pemerintah pusat sebagai terbaik l Pengendalian Inflasi di Wilayah Sumatra dalam TPID Award beberapa waktu lalu.
Peran Iptu Hidayanda Rizki yang hobi berkebun bawang merah tentunya turut mensupport pengendalian inflasi di Tanah Datar. Demikian pujian dan apresiasi yang disampaikan Bupati Eka Putra, seperti diberitakan KORAN PADANG terbitan Jumat (22/9) sebagai berita utama di halaman 12.
Bisa dikatakan Iptu Hidayanda Rizki termasuk salah seorang anggota polisi yang kreatif di Sumbar. Beliau aparat negara yang tidak tinggal diam. Pandai membagi waktu. Selesai melaksanakan tugas sebagai abdi negara, masa senggangnya dimanfaatkan dengan berladang bawang merah. Hasilnya luar biasa. Alhamdulillah.
Pak Kasat Lantas munglin tidak menyangka usahanya berladang bawang merah jadi sorotan positif. Selain membantu dalam mengendalikan inflasi, juga bermanfaat dalam mendukung usaha ekonomi produktif melalui berkebun bawang merah tersebut.
Membaca kisahnya, terbersit rasa bangga dengan kiprah dan kreativitas Iptu Hidayanda. Di sela kesibukannya sebagai anggota Polri dalam bidang kamtibmas, ternyata ia juga sukses dalam usaha ekonomi produktif. Kita yakin, dalam kesehariannya Pak Kasat tampil apa adanya, bersikap sederhana dan bersahaja.
Namun, kehebatan Iptu Hidayanda pantas disalin oleh generasi muda masa kini. Tak masanya lagi banyak teori dan banyak bicara. Sebenarnya kita hidup di ‘tanah surga’. Asal bekerja pasti hasilnya melimpah. Nyatanya, di negeri bertuah ini tak banyak yang bergairah. Jadilah hidup susah. Semoga tak benar-benar demikian adanya. *
