Misteri Mayat di Bekas Kandang Ayam Terjawab, Keluarga Tolak Autopsi

Identitas mayat pria di bekas kandang ayam di kawasan By Pass, Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto, kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, akhirnya terungkap sebagai warga Ulak Karang. Pihak keluarga menolak melakukan autopsi karena riwayat sakit.

PADANG, KP — Teka-teki mengenai sosok pria tak bernyawa yang ditemukan tergeletak di bangunan bekas peternakan ayam kawasan By Pass, Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto, kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, akhirnya terjawab.

Setelah sempat berstatus tanpa identitas atau Mr. X selama dua hari di kamar jenazah rumah sakit, identitas korban berhasil dipastikan menyusul kedatangan pihak keluarga yang mengenali ciri-ciri fisik korban.

Kapolsek Koto Tangah, Kompol Afrino, membenarkan perkembangan kasus tersebut. Ia menjelaskan bahwa titik terang muncul pada Rabu (19/11) ketika anggota keluarga mendatangi Rumah Sakit Bhayangkara Padang.

Setelah melihat langsung kondisi jenazah, istri korban bernama Juli Astuti meyakini bahwa jasad tersebut adalah suaminya yang bernama Naldi (55 tahun), warga Ulak Karang Selatan, Kecamatan Padang Utara.

Terkait penyebab kematian, pihak kepolisian sebenarnya telah menyarankan prosedur standar berupa pemeriksaan menyeluruh atau autopsi untuk memastikan penyebab pasti meninggalnya korban. Namun, pihak keluarga dengan tegas menolak tindakan medis bedah mayat tersebut dan hanya mengizinkan pemeriksaan luar.

Menurut Kompol Afrino, penolakan tersebut dituangkan keluarga dalam surat pernyataan resmi. Pihak keluarga menerima kepergian korban sebagai musibah karena almarhum diketahui memang memiliki riwayat penyakit yang sudah diderita cukup lama sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Tim dokter forensik RS Bhayangkara akhirnya hanya melakukan visum luar sesuai permintaan keluarga. Setelah seluruh proses administrasi dan pemeriksaan fisik rampung, penyidik Polsek Koto Tangah langsung menyerahkan jenazah kepada ahli waris untuk dibawa pulang.

Informasi terakhir menyebutkan, pihak keluarga langsung membawa jenazah almarhum menuju daerah Pariaman. Rencananya, prosesi pemakaman akan dilakukan di sana oleh pihak keluarga besar. (ksc)

Related posts

Banjir dan Longsor Terjang Pasaman: Satu Orang Tewas, Ratusan KK Terisolasi

Pohon Durian Tumbang Timpa Rumah di Lubuk Kilangan 

Kebakaran Hanguskan Rumah Petani di Nagari Lawang