SOLOK, KP – Bupati Solok Epyardi Asda menghadiri pengukuhan pengurus Asosiasi Bawang Merah Indonesia Kabupaten Solok, di Gedung Solinda Arosuka, Kamis (8/6).
Acara tersebut dihadiri Dirjen Holtikultura Kementerian Pertanian RI diwakili Subardi, Asisten II Deni Prihatin, Ketua Umum Asosiasi Bawang Merah Indonesia Juwari, kepala OPD terkait, dan para pegiat bawang di Kabupaten Solok.
Adapun pengurus Asosiasi Bawang Merah Indonesia Kabupaten Solok yang dikukuhkan, yakni Ketua Amri Ismail, Wakil Ketua Liderson, Ayatul Rajo Bangkeh, dan Marnofi Hendri, Sekretaris Hafiz Walfarizi, Wakil Sekretaris Algusra Tanjung, dan Bendahara Indra Wardi.
Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Pertanian Kabnupaten Solok Kenedy Hamzah mengatakan, asosiasi itu terbentuk setelah studi banding tentang bawang merah ke Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Menurutnya, saat ini produksi bawang merah di Kabupaten Solok mencapai 13 ribu ton dan terfokus di Kecamatan Lembah Gumanti, Danau Kembar, dan Lembang Jaya, dan sedang berkembang di Kecamatan Pantai Cermin, Hiliran Gumanti, serta Gunung Talang.
Sementara, Ketua Umum Asosiasi Bawang Merah Indonesia Juwari mengatakan, dengan adanya asosiasi ini diharapkan Indonesia bisa menjadi pengekspor bawang merah terbesar di Asia.
“Mudah-mudahan Solok juga menjadi penghasil bawang merah terbesar di Sumatera,” ujarnya.
Sedangkan Bupati Epyardi Asda menyebut, bawang merah m,erupoakan potensi besar dalam akan meningkatkan perekonomoan Kabupaten Solok. Ia berharap Dinas Pertanian juga menggali potensi potensi lainnya di bidang pertanian yang terrdapat di Kabupaten Solok.
Pada kesempatan itu, Buapti Epyardi Asda juga melepeas Kontingen Kabupaten Solok yang akan mengikuti keghiatan Penas KTNA atau Penastani di Kota Padang. (wan)
