Home » Program Fisik dan Non-Fisik Latsitardanus ke-43 di Padang Berhasil Diselesaikan

Program Fisik dan Non-Fisik Latsitardanus ke-43 di Padang Berhasil Diselesaikan

Redaksi
A+A-
Reset

PADANG, KP – Selama pelaksanaan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) ke- XLIII, Taruna-taruni bersama masyarakat Kota Padang telah menyelesaikan sejumlah program fisik maupun non fisik.

Dalam program fisik, beberapa proyek pembangunan telah dilaksanakan, antara lain pembangunan Tugu Latsitardanus di Kantor Camat Lubuk Begalung, pembangunan jalan beton di Kelurahan Pegambiran Ampalu dan Kelurahan Kampung Jua, serta pembangunan jembatan di Batu Kasek.

Wakil Wali Kota Padang, Ekos Albar kepada KORAN PADANG, Kamis (8/6) mengatakan, kegiatan Latsitardanus berjalan dengan baik. Ia mengungkapkan bahwa struktur bangunan Tugu Latsitardanus menyerupai gonjong Rumah Gadang dan terletak di depan Kantor Camat Lubuk Begalung. Tugu tersebut dilengkapi dengan ornamen logo Kota Padang, Latsitardanus, dan instansi terkait yang terlibat. Nama-nama peserta Latsitardanus XLIII juga tercantum di samping tugu tersebut.

Ekos juga menjelaskan bahwa kegiatan fisik lainnya meliputi pembangunan jalan beton sepanjang 250 meter yang menghubungkan Kelurahan Pegambiran Ampalu dan Kelurahan Kampung Jua, serta pembangunan jembatan di Batu Kasek. Pembangunan jalan ini merupakan program unggulan Pemerintah Kota Padang untuk meningkatkan akses masyarakat dan mendukung pengembangan potensi ekonomi di wilayah tersebut.

Selain program fisik, kegiatan non-fisik juga dilaksanakan oleh peserta Latsitardanus. Mereka melakukan sosialisasi dan penyuluhan di beberapa sekolah, seperti SMA N 4 Kota Padang, SMK N 7 Kota Padang, SMK N 9 Kota Padang, dan SMA N 1 Kota Padang. Penyuluhan tersebut meliputi bahaya narkoba, kamtibmas, dan hal-hal lain yang difasilitasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang.

Peserta Latsitardanus XLIII juga melakukan kunjungan wisata ke Gunung Padang, Lubang Jepang di Gunung Pangilun, dan pembersihan Pantai Pasir Jambak. Ekos berharap melalui kegiatan tersebut, peserta dapat menikmati keindahan alam Kota Padang dan menghilangkan rasa penat.

Arildha Rahma Safitri, peserta Latsitardanus XLIII, menyatakan bahwa kegiatan ini adalah momen yang luar biasa baginya. Ia merasa beruntung dapat bertemu dengan orang-orang hebat dari berbagai lembaga. Arildha juga mengapresiasi sambutan hangat dari masyarakat Kota Padang, terutama dari orangtuanya asuh. Ia mengungkapkan rasa terima kasihnya dan berharap agar hubungan tersebut tetap terjaga.

Said Dalimunthe, peserta Latsitardanus XLIII, juga merasa bersyukur karena dapat mengikuti kegiatan ini di Kota Padang. Ia menyampaikan kesan yang menyenangkan selama tinggal di rumah warga dan mengapresiasi makanan enak serta objek wisata yang menarik di Kota Padang.

Komandan Resimen Taruna Latihan (Danmentarlat), Kolonel Laut Wahyu Cahyono, mengucapkan terima kasih atas sambutan baik dari pemerintah Kota Padang dan warga untuk peserta Latsitardanus XLIII. Lebih dari 1.100 taruna-taruni mengikuti kegiatan ini di Sumatera Barat, dengan 115 orang di Kota Padang yang pusat kegiatannya berada di Kelurahan Pegambiran Ampalu Nan XX, Kecamatan Lubeg.

Afni, seorang masyarakat Kecamatan Lubeg, juga menyampaikan bahwa interaksi antara taruna-taruni dan masyarakat berjalan dengan baik selama pelatihan berlangsung. Ia merasa bangga dapat menjadi bagian dari program Latsitardanus tersebut. (fai)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?